Suasana pengunjung menikmati gerai Warmindo Sam Ndut Merjosari 2 usai peresmian, Rabu (6/5)
Klikwarta.com, Kota Malang - Pagi itu, suasana di Jalan Tirto Joyo, Merjosari, tampak berbeda dari biasanya. Kehadiran warga yang antusias sejak awal pembukaan menjadi penanda momen spesial dibukanya Warmindo Sam Ndut Cabang Merjosari 2, sebuah langkah baru dari perjalanan panjang usaha kuliner lokal yang terus bertumbuh. Rabu (6/5/2026)
Di balik ramainya pembukaan tersebut, tersimpan kisah perjuangan yang tidak instan. Warmindo Sam Ndut dirintis sejak 2019 dari sebuah gerai sederhana di kawasan Singosari, Malang. Berawal dari konsep Warmindo yang merakyat, menyajikan makanan sederhana dengan harga terjangkau, usaha ini perlahan menemukan tempat di hati pelanggan.
Mauludi, sosok di balik berkembangnya Warmindo Sam Ndut, yang sejak awal memegang teguh satu prinsip: menjaga rasa dan kepercayaan. Baginya, pelanggan bukan sekadar pembeli, tetapi bagian dari perjalanan yang harus dihargai dengan kualitas dan pelayanan terbaik.
“Semua ini tidak terjadi begitu saja. Kami mulai dari kecil, belajar dari setiap proses, dan terus berusaha konsisten,” ungkapnya.

Kini langkah itu membawa Warmindo Sam Ndut menapaki fase baru. Cabang Merjosari 2 hadir dengan wajah yang lebih modern, namun tetap mempertahankan identitasnya sebagai tempat makan yang dekat dengan semua kalangan.
Lokasinya yang strategis di Jl. Tirto Joyo No. 1 membuatnya mudah dijangkau, terutama oleh pelajar dan mahasiswa yang mendominasi kawasan tersebut.
Tak hanya sekadar tempat makan, gerai ini dirancang menjadi ruang yang hidup. Layanan 24 jam non-stop menjadi jawaban bagi kebutuhan masyarakat urban yang dinamis, mulai dari pencari sarapan pagi hingga mereka yang membutuhkan tempat makan di tengah malam.
Ditambah lagi dengan fasilitas WiFi gratis, Warmindo Sam Ndut menjelma menjadi ruang alternatif untuk belajar, bekerja, hingga sekadar berkumpul bersama teman.

Pada hari pembukaan, suasana semakin semarak dengan program makan gratis sebanyak 3.000 porsi. Warga tampak antusias menikmati hidangan khas Warmindo Sam Ndut tanpa biaya.
Tawa, obrolan hangat, dan aroma masakan yang menggoda berpadu menjadi satu, menciptakan pengalaman yang tak sekadar soal rasa, tetapi juga kebersamaan.
Menariknya, di balik operasional gerai ini, terdapat peran generasi muda yang turut tumbuh bersama. Sejumlah mahasiswa magang dilibatkan, menjadikan Warmindo Sam Ndut bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga ruang belajar nyata tentang dunia usaha dan pelayanan.
Bagi Mauludi, ekspansi ini bukan semata soal membuka cabang baru. Lebih dari itu, ini adalah komitmen untuk terus berkembang tanpa melupakan akar, membuka peluang kerja, memberdayakan anak muda, serta ikut mendorong roda ekonomi lokal.

Dari sebuah gerai kecil di Singosari hingga kini merambah Merjosari, Warmindo Sam Ndut membuktikan bahwa usaha yang dibangun dengan ketekunan, konsistensi, dan kedekatan dengan pelanggan akan selalu menemukan jalannya.
Dan di tengah hiruk-pikuk kota Malang yang terus bergerak, Warmindo Sam Ndut hadir bukan hanya sebagai tempat makan, tetapi sebagai ruang cerita tentang perjuangan, harapan, dan cita rasa yang menyatukan banyak orang.
(Pewarta : Arif)








