Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karanganyar, Ilyas Akbar Almadani.
Klikwarta.com, Karanganyar - Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karanganyar, Ilyas Akbar Almadani, menyatakan apresiasi terhadap hasil kinerja pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Rober Christanto selama tiga tahun berjalan, sejak keduanya menjabat pada 15 Desember 2018.
Menurut Ilyas, Pemkab Karanganyar dibawah kepemimpinan pasangan Juliyatmono - Rober telah melakukan pembenahan di berbagai sektor yang dituangkan dalam 5 program unggulan yang meliputi sektor kesehatan, kewirausahaan dan UMKM, pendidikan, pengembangan potensi desa dan peningkatan kualitas di bidang keagamaan maupun sosial dan budaya.
"Selama tiga tahun pemerintahan Juliyatmono - Rober kita melihat bahwa progresnya itu lebih jelas dan masih on the track, yang hingga saat ini masih mampu diterjemahkan dengan baik", kata Ilyas Akbar Almadani kepada wartawan, saat acara jumpa pers pada Selasa (14/12/2021) sore.
Mereview juga merefleksi hasil kinerja kepemimpinan Juliyatmono - Rober dengan kegiatan yang selama ini telah berjalan, Ketua DPD Golkar Karanganyar itu pun berharap agar pencapaian yang dilakukan pemerintah terus tercipta dengan baik.
Menyangkut bidang pelayanan kesehatan masyarakat, Golkar juga mengapresiasi apa yang telah dilakukan pemerintah selama menangani dampak pandemi Covid-19.
"Yang menjadi catatan saat ini, kita juga memahami kondisi pemerintah dalam menangani dampak Covid-19. Sejak dari awal pandemi lalu, pemerintah juga telah menyiapkan instrumennya untuk mengatasi Covid-19. Begitu pula saat masyarakat terkena dampaknya, pemerintah juga telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan penanganan. Kita pun memahami bahwa banyak anggaran yang terserap untuk penanganan Covid-19," jelasnya.
Merujuk data yang ada di Dinas Kesehatan, dikatakan Ilyas Akbar Almadani, bahwa kasus Covid-19 di Karanganyar saat ini sudah berada dibawah angka 10 yang terpapar. Begitu pun dengan pasca pandemi Covid-19, ia juga menilai bahwa pemerintah telah melakukan penanganan yang cukup baik.
"Kami juga mengapresiasi terhadap capaian vaksinasi yang dilakukan Pemkab Karanganyar. Dimana program vaksinasi dosis pertama juga sudah mendekati 90 persen dan dosis kedua sudah mencapai lebih dari 80 persen. Hasil itu cukup memuaskan terkait bidang kesehatan," katanya.
Lebih lanjut, Ilyas Akbar Almadani mengatakan, saat ini Golkar juga tengah mendorong Pemkab Karanganyar untuk menggenjot pemulihan perekonomian masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan jalan sebagai salah satu bagian dari infrastruktur yang berfungsi vital bagi masyarakat.
"Untuk itu, di tahun 2022 Golkar akan mendorong melalui fraksi yang ada, agar Pemkab Karanganyar betul - betul fokus terhadap pembangunan infrastruktur secara serius, karena hal itu menjadi bagian yang utama dalam proses pemulihan perekonomian pasca Covid-19," lanjutnya.
Di sisa waktu pemerintahan Juliyatmono - Rober yang tinggal 2 tahun lagi, prioritas pembangunan infrastruktur itu juga diharapkan menjadi salah satu bagian dan closing dari pekerjaan pemerintah yang belum terselesaikan.
Sedangkan untuk pencapaian di bidang kewirausahaan yang sebelumnya dicanangkan dan mentargetkan mencetak sebanyak 10 ribu wirausahawan, melihat data yang tercatat di Disnakerkop, Ilyas menyebutkan, hingga saat ini ada puluhan ribu wirausahawan yang sudah tercipta untuk mendorong UMKM di Kabupaten Karanganyar.
Di bidang pendidikan, saat ini Pemkab Karanganyar juga masih memiliki konsistensi yang bagus, terkait dengan reward Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Bahkan setiap tahunnya jumlah mahasiswa yang diterima di sejumlah perguruan tinggi yang saat ini ada sekira 16 PTN juga mendapatkan dana stimulus atau reward dari pemerintah.
"Itu menjadi sebuah motivasi bagi teman - teman mahasiswa. Meskipun nominalnya tidak begitu banyak, namun hal itu kita lihat sebagai bentuk perhatian serius dari Pemkab Karanganyar selama ini terhadap sektor pendidikan", ujarnya.
Begitu pun terkait pengembangan potensi desa sebagai pusat pertumbuhan. Ilyas mengatakan, Partai Golkar saat ini juga memberikan dorongan kepada pemerintah melalui fraksi yang ada di DPR untuk menjalankan fungsi legislasi, mengawasi dan menggaris bawahi apa yang menjadi program - program juga terkait anggaran.
"Partai Golkar juga saya minta agar benar - benar mengawasi apa yang menjadi kinerja baik itu eksekutif maupun kinerja desa. APBDS harus betul - betul diawasi melalui komisi di DPR yang membidangi hal itu, agar tepat sasaran dan berjalan optimal sehingga betul - betul bisa dirasakan masyarakat", imbuhnya.
Ketua DPD Partai Golkar Karanganyar itu juga menilai bahwa peningkatan kualitas di bidang keagamaan, sosial dan budaya selama tiga tahun pemerintahan Juliyatmono - Rober berjalan, sudah dilakukan dengan baik.
Apresiasi terkait hal itu juga diberikan mengingat bahwasanya di Karanganyar selama ini tidak ada terjadinya permasalahan yang serius terkait konflik horizontal dan kehidupan masyarakat pun berjalan dengan kondusif dan aman.
"Agama menjadi landasan utama masyarakat untuk beribadah, sosial menjadi landasan masyarakat untuk terus memiliki semangat dan etos kerja yang bagus serta semangat gotong royong yang tinggi. Kebudayaan di Karanganyar juga cukup menggeliat, dimana tiap tahun Pemkab Karanganyar memiliki sarana seremonial diharapkan dapat menjadi event yang berkelanjutan setiap tahunnya", paparnya.
Ilyas Akbar Almadani juga berharap, kondisi itu bukan hanya berjalan di masa pemerintahan Juliyatmono - Rober saat ini saja. Namun semestinya untuk tetap dilanjutkan di masa pemerintahan yang selanjutnya. Agar masyarakat dapat melihat apa yang menjadi capaian pemerintah. Karenanya azas transparansi, akuntabilitas dan capaian harus tetap disampaikan ke masyarakat.
Saat ini, lanjut Ilyas, Partai Golkar juga akan terus mendorong agar program pembangunan yang belum terselesaikan untuk segera diselesaikan sesuai dengan target on the track Pemkab Karanganyar agar hal itu menjadi sebuah legasi yang baik untuk nantinya.
"Karena saat ini Pemkab Karanganyar juga telah memperoleh apresiasi dan penghargaan dari pemerintah pusat. Jangan sampai apresiasi penghargaan yang didapat hanya menjadi sebatas seremonial, termasuk kinerja birokrasi juga harus digenjot agar semua OPD juga kepala dinas memiliki kebijakan atau pun program yang terus berkolaborasi di semua sektor yang ada", pungkasnya.
(Pewarta : Kacuk Legowo)








