Jelang idul Fitri, Masyarakat Kepahiang Keluhkan Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 17/04/2023 - 23:52
ilustrasi

ilustrasi

Klikwarta.com, Kepahiang - Masyarakat di Kepahiang, mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang menyebabkan antrean panjang di pangkalan resmi sejak hari ini, Senin17 April 2023.

Asmawi salah satu warga menjelaskan, di Kepahiang, Senin 17 April 2023 mengatakan dirinya kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kilogram subsidi dari pemerintah tersebut. Kendati ada, harganya melampaui jauh dari HET yang ditetapkan.

"Dapat di warung eceran itu, per tabung Rp25 ribu. Terpaksa beli, kalau tidak ibuk ibuk tidak bisa masak," ujar asmawi.

"Harganya jauh di atas HET, berkisar antara Rp25 mungkin bisa lebih. Meski demikian warga masih kesulitan untuk mendapatkannya," tambah asmawi.

Asmawi menilai hal ini menandakan lemahnya peran Disperindagkop dan UKM Kota Kepahiang. Dirinya menduga ada praktik nakal di beberapa pangkalan resmi di Kabuoaten Kepahiang.

"Ketika warga datang membeli sering mendapati pangkalan dengan stok kosong, bahkan sampai sampai warga ada yang menvari gas elpiji 3kg ke propinsi tetangga sumsel tepatnya ke dareah padang tepung Sumsel,namun di warung eceran tidak resmi barang terlihat ada dengan harga jual diatas HET," jelas asmawi.

Oleh karena itu, berharap berharap Pemerintah  melalui dinas terkait menertibkan harga dan kelangkaan gas elpiji subsidi tersebut serta memanggil agen atau pangkalan resmi.

Apabila ada pihak bermain, maka jangan ragu untuk ditindak. Kemudian terhadap pangkalan yang nakal jangan segan-segan disurati dan dilaporkan ke Pertamina untuk diberi sanksi tegas dan jika perlu ditutup dan dicabut izinnya.

"Hal ini sangat serius untuk diperhatikan mengingat persoalan ini tidak pernah tuntas dari dulu. Padahal ini untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat banyak," pungkas asmawi.

(Pewarta : Zainal Abidin)

Berita Terkait