Klikwarta.com, Surabaya - Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur (YPWJT), Suprawoto, yang juga Bupati Magetan, mengkritisi persyaratan mendirikan prodi (program studi) perguruan tinggi di Indonesia banyak yang terkesan kaku tidak fleksibel.
“Prodi perguruan tinggi di negeri kita kebanyakan terkesan kaku tidak fleksibel, berbeda dengan prodi perguruan tinggi di beberapa negara yang saya kunjungi, mereka masing-masing menerapkan secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan pendidikan masyarakat sekitarnya,” ungkap Suprawoto.
Beberapa persyaratan yang diberlakukan dalam Kemendikbud Ristek Dikti, untuk mendirikan sebuah prodi PT salah satunya harus ada profesor atau yang bergelar doktor.
Hal tersebut disampaikan Suprawoto, dalam sambutan pelantikan pejabat baru Dr. Jokhanan Kristiyono,ST.M.Med.Kom., sebagai Ketua Stikosa - AWS (Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi - Almamater Wartawan Surabaya) periode 2023 - 2027, di ruang Multi Media kampus Stikosa – AWS, Rabu (9/8/2023).
Sementara menurut Suprawoto, saat sebagai Dirjen Kementerian Kominfo yang mengunjungi beberapa perguruan tinggi di Belanda, di Jerman, Jepang dan negara – negara lainnya, banyak melihat prodi-nya sangat memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat di sekitarnya.
“Tahun 2005 lalu di sebuah perguruan tinggi di Belanda, sudah membuka prodi Artificial Inteligence (AI), yang kini ramai diperbincangkan. Bidang itu belum ada profesornya atau doktornya, karena untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya,” tambah Suprawoto.
Di pidato sambutannya pula, Suprawoto menambahkan, banyak lulusan perguruan tinggi praktisi yang diperbolehkan mengajar, dan ada juga fenomena prodi yang buka tutup dan itu tidak menjadi persoalan di dunia pendidikan di luar negeri.
Ketua Stikosa-AWS periode 2023-2027, Dr Jokhanan Kristiyono ST, M.Med.Kom
Dalam acara pelantikan Ketua Stikosa – AWS, mengundang ex officio Dewan Pembina YPWJT diantaranya Kepala Dinas Kominfo Prov. Jatim, Ketua PWI Jatim, Ketua Serikat Perusahaan Suratkabar (SPS), Pengurus harian YPWJT, juga dihadiri yang mewakili Asisten I Pemrov. Jatim, Humas Polda Jatim, pejabat Dinas P3AK Prov. Jatim, BPSDMP Surabaya Kementerian Kominfo, Kepala LKBN Antara Biro Jatim, media online Beritajatim.com, BNI 46 Kantor Cabang Surabaya, dan sejumlah mitra lainnya Stikosa – AWS.
Di pelantikan tersebut, Ketua Pengurus Harian YPWJT Imawan Mashuri berpesan, agar pejabat Ketua Stikosa – AWS yang baru untuk segera merelevansi prodinya yang sesuai dengan perkembangan transformasi teknologi digital komunikasi. Serta berlari meraih keberhasilan Stikosa – AWS untuk memenuhi kebutuhan teknologi komunikasi masyarakat saat ini dan kedepannya.
Sedangkan Ketua Stikosa – AWS Periode 2023 – 2027 Jokhanan Kristiyono dalam pidatonya mengatakan, dengan semangat bersama bersinergi dengan yayasan, alumni dan mitra Stikosa -AWS, bekerja sama meraih puncak kesuksesan Stikosa – AWS, dengan misi utamanya menghasilkan lulusan Stikosa – AWS yang sangat berkompeten, unggul di bidang komunikasi dan berdaya saing tinggi, terutama di era transformasi industri komunikasi secara global. *** (dmpr)
Situs berita online Klikwarta.com aktif online sejak Januari 2017, media ini didirikan untuk menjawab kebutuhan informasi melalui dunia cyber. Klikwarta.com dinaungi oleh PT. Wahana Bintang Media (Terverifikasi Faktual Dewan Pers), Nomor : 363/DP-Verifikasi/K/X/2025.
Melalui berbagai rubrik/konten yang ditampilkan, Klikwarta.com terus melakukan pembenahan untuk memenuhi kebutuhan pembaca sesuai kekiniannya.
Klikwarta.com dalam penyajiannya mengemban fungsi informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial. Situs berita www.klikwarta.com terikat oleh undang-undang dan kode etik dalam menjalankan tugas jurnalistik sehari-hari.
Selain itu, undang-undang dan kode etik itu juga menjadi panduan kerja redaksi dalam hal memproduksi berita agar sesuai dengan kaidah jurnalistik, mencerdaskan dan profesional.
Kami, para pengelola Klikwarta.com, mengharapkan dukungan maupun kritik para pembaca agar layanan kami semakin baik dan diperlukan.