ilustrasi
Klikwarta.com, Agam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam optimis Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp150 miliar tahun ini.
Kabid PAD Bakeuda Agam, Ediarta mengatakan, angka PAD untuk sementara baru mencapai Rp142,7 miliar, dari target Rp162,9 miliar tahun ini. Karena masih ada PAD yang belum masuk seperti BLUD, realisasi kecamatan dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
“Dari ketiga sumber ini, setidaknya PAD yang akan masuk sekitar Rp8 miliar lagi. Tapi kita berharap lebih,” tutur Ediarta, Jum’at (30/12/2022).
Ia menjelaskan, dari yang sudah masuk PAD 2022 meningkat dibanding tahun kemarin yang hanya Rp129,1 miliar.
“Peningkatan ini, selain kesadaran masyarakat membayar pajak, juga berkat upaya petugas yang turun langsung ke lapangan,” jelas Ediarta.
Ia sebut, dengan petugas turun ke lapangan besar dampaknya dalam peningkatan PAD, karena mereka juga beri pemahaman pada masyarakat akan pentingnya bayar pajak.
Meski begitu, Ediarta, juga mengakui terkendala dengan petugas yang jumlahnya sangat minim, dengan wilayah kabupaten Agam yang sangat luas.
“Maka tahun depan ada penambahan petugas dan pembentukan UPT, dalam pemungutan pajak untuk meningkatkan PAD ke depan,” sebut Ediarta. (*)
(Kontributor: Edwarman)








