Gempur Rokok Ilegal di Lhokseumawe
Klikwarta.com, Lhokseumawe - Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemberantasan peredaran barang kena cukai ilegal, Bea Cukai Lhokseumawe memenuhi undangan Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi Gempur Rokok Ilegal, Selasa (19/5/2026), bertempat di Aula Kantor Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini merupakan bagian dari pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) untuk memperkuat edukasi dan pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal di daerah.
Acara dibuka oleh Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe, Hendra Saputra, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menekan peredaran rokok ilegal yang berdampak langsung terhadap penerimaan negara, iklim usaha yang sehat, dan perlindungan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bea Cukai menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan kesadaran publik.
Dalam kegiatan tersebut, Bea Cukai Lhokseumawe menghadirkan Fungsional Pemeriksa Bea Cukai (PBC) Pertama, Muhklis Pane, sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi terkait pengenalan rokok ilegal, mulai dari ciri-ciri fisik, bentuk pelanggaran pita cukai, hingga modus peredaran yang kerap ditemukan di lapangan. Edukasi ini menjadi penting agar aparatur pemerintah daerah dan masyarakat semakin mampu mengenali indikasi pelanggaran di bidang cukai.
Dalam pemaparannya, Muhklis juga menjelaskan dampak luas dari maraknya peredaran rokok ilegal, baik terhadap penerimaan negara, persaingan usaha yang sehat, maupun potensi gangguan terhadap pembangunan nasional yang bersumber dari sektor cukai. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman terkait ketentuan pidana terhadap pelaku distribusi maupun perdagangan rokok ilegal sebagai bagian dari penguatan kesadaran hukum.
Suasana sosialisasi berlangsung aktif melalui diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan narasumber. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian terhadap isu peredaran rokok ilegal sekaligus mempertegas pentingnya edukasi sebagai langkah preventif dalam mendukung pengawasan barang kena cukai ilegal di wilayah Lhokseumawe.
Melalui partisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Bea Cukai Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus mendukung edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum di bidang cukai. Sinergi bersama pemerintah daerah diharapkan mampu menekan peredaran rokok ilegal, menjaga penerimaan negara, melindungi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan. (**)








