Bentengi Ramadan, Polres Karanganyar Siagakan Strategi Berlapis Jelang Arus Mudik

Jumat, 20/02/2026 - 18:52
Rapat koordinasi lintas sektor di Ruang Antorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (20/2/2026).

Rapat koordinasi lintas sektor di Ruang Antorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (20/2/2026).

Klikwarta.com, Karanganyar – Menyongsong bulan suci Ramadan 1447 H dan lonjakan arus mudik Lebaran 2026, Kepolisian Resor (Polres) Karanganyar bergerak cepat melakukan konsolidasi kekuatan.

Melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektor di Ruang Antorium Rumah Dinas Bupati, Jumat (20/2/2026), Polres memetakan strategi "pagar betis" untuk menjamin stabilitas keamanan di wilayah Bumi Intanpari.

Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, menegaskan bahwa kesiapan tahun ini merupakan respons terhadap proyeksi pergerakan massa yang tetap masif. Meski sedikit menurun dari angka 2025, Karanganyar diprediksi tetap akan diserbu oleh 1,8 hingga 2 juta pemudik.

Fokus utama kepolisian kali ini tidak hanya pada kemacetan, namun juga pencegahan fatalitas akibat bahan peledak. Arman mengingatkan kembali tragedi ledakan petasan di Blumbang, Tawangmangu, pada 2025 sebagai rapor merah yang tidak boleh terulang.

"Kami tidak memberikan ruang sekecil apa pun bagi pelanggar hukum. Prioritas kami adalah memastikan masyarakat beribadah dengan tenang tanpa gangguan petasan, miras, maupun penyakit masyarakat lainnya," tegas Kapolres.

Menyadari topografi Karanganyar yang didominasi tanjakan terjal, kepolisian telah menyiapkan skema pengamanan khusus. Tim ganjal ban kolaborasi Polres dengan relawan lokal di titik rawan laka jalur wisata, Commando Center yang mengintregasikan CCTV Dishub untuk memantau arus secara real-time.

Selain itu, rekayasa lalu lintas dengan skema khusus di jalur Tawangmangu–Ngargoyoso juga diterapkan guna mengantisipasi kepadatan wisatawan, dan operasi berlapis mulai dari Operasi Keselamatan, Operasi Pekat, hingga Operasi Ketupat 2026 yang akan digelar secara beruntun.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, memberikan apresiasi atas langkah preventif kepolisian. Ia menekankan bahwa kenyamanan Ramadan adalah hasil kerja kolektif. 

"Selain keamanan fisik, Satgas Pangan juga dikerahkan untuk memantau harga kebutuhan pokok demi mencegah praktik penimbunan yang kerap muncul menjelang hari raya," ucapnya.

Dukungan teknis juga mengalir dari berbagai instansi, mulai dari perbaikan jalan oleh DPUPR hingga penertiban oleh Satpol PP, guna memastikan infrastruktur siap menampung limpahan 3,6 juta kendaraan yang diprediksi keluar dari Jakarta.

Dengan penguatan koordinasi ini, Polres Karanganyar berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mengawal keamanan wilayah, memastikan setiap sudut kabupaten tetap kondusif hingga hari kemenangan tiba.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait