Talkshow Di JPM TV, Gubernur Ansar Paparkan Kesiapan GTRA Summit 2023

Jumat, 07/07/2023 - 23:31
Gubernur Kepri H Ansar Ahmad

Gubernur Kepri H Ansar Ahmad

Klikwarta.com, Kepri - Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dan Bupati Karimun Aunur Rafiq berkesempatan menjadi pembicara dalam talk show Road To GTRA Summit 2023 yang disiarkan secara langsung oleh JPM TV, Jum'at (7/7). Talkshow ini mengangkat tema “Transformasi Reforma Agraria: Sinergi Kebijakan Dalam Mewujudkan Kepastian Hukum, Kemudahan Investasi dan Kesejahteraan Masyarakat”.

Selain Gubernur Ansar dan Aunur Rafiq, hadir juga Drs. Dalu Agung Dramawan Direktur Jenderal Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN dalam talkshow yang dipandu oleh Putri Amini dan Ratih Aulia ini. 

Gubernur Ansar menyebutkan melalui GTRA Summit Karimun 2023 ini, Indonesia akan melihat bagaimana kesiapan dan kesanggupan Karimun sebagai tuan  rumah dengan menonjolkan kearifan  lokal masyarakat pesisir Melayu. 

"Selain itu, melalui kegiatan ini yang melibatkan kementerian ATR/BPN, Pemprov dan  Pemda, menjadi salah satu kolaborasi kerja nyata yang diharapkan bisa menjadi contoh dalam menyelesaikan setiap permasalahan masyarakat melalui  program reforma agraria," kata Gubernur Ansar.

GTRA Summit Road to Karimun 2023  memiliki tema 'Transformasi Reforma  Agraria, Mewujudkan Kepastian Hukum,  Keberlanjutan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat', dimana ada 4 isu  penting yang akan diangkat. Untuk  menyelesaikan 4 isu tersebut, GTRA
Summit 2023 berperan sebagai wadah untuk memfasilitasi, mengintegrasikan,  serta memadukan kebijakan-kebijakan  pertanahan antar Kementerian/lembaga dan Pemerintah Provinsi juga Pemerintah Daerah untuk menyukseskan reforma agraria yang  outputnya dapat dirasakan/diterima oleh masyarakat.

d

"Untuk mendukung  acara GTRA Summit pada Agustus  mendatang, target sertipikasi yang akan  diselesaikan di provinsi Kepulauan Riau ialah sebanyak ±10.000 sertipikat yang  berasal dari redistribusi tanah, PTSL, dan permukiman di wilayah pesisir, namun penyerahan secara simbolis di Karimun ialah sebanyak 2.035 sertipikat," kata Gubernur Ansar.

Selain itu, juga akan diberikan sertipikat kawasan  cagar budaya pulau penyengat. Ini semua  merupakan bentuk kerja nyata dari hasil integrasi dan koordinasi lintas sektor untuk percepatan pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) Reforma Agraria yang ada di Provinsi Kepulauan Riau untuk menciptakan keselarasan pelaksanaan teknis antara tata ruang dengan penataan aset.

Reforma Agraria menjadi salah satu  nawacita yang digagas oleh Presiden Joko  Widodo sebagai tujuan dari pemerataan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Reforma Agraria menjadi instrumen Presiden Jokowi untuk mengentaskan masyarakat dari kemiskinan, mengurangi pengangguran, mempersempit kesenjangan sosial ekonomi.

"Hal ini dirasakan langsung  terkhusus di Provinsi Kepulauan Riau. Dengan adanya program Reforma Agraria ini sudah banyak lahan/tanah masyarakat yang disertipikatkan, untuk memberikan kepastian hukum atas lahan/tanah yang mereka miliki. Jadi pelaksanaan Reforma Agraria, melalui GTRA Summit ini memiliki dampak yang luas di Provinsi Kepulauan Riau," tutup Gubernur Ansar.

(Kontributor : Surya) 

Berita Terkait