Indonesia dan Tailan Perkuat Kerja Sama Pendidikan Bagi Murid dan Guru 

Jumat, 24/07/2026 - 23:29
Pertemuan berlangsung di sela-sela Sidang Menteri Pendidikan ASEAN ke-14 (14th ASEAN Education Ministers Meeting/ASED) di Hotel Shangri-La, Singapura, Rabu (22/7).

Pertemuan berlangsung di sela-sela Sidang Menteri Pendidikan ASEAN ke-14 (14th ASEAN Education Ministers Meeting/ASED) di Hotel Shangri-La, Singapura, Rabu (22/7).

Klikwarta.com, Singapura, 24 Juli 2026 — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sepakat memperbarui kerja sama pendidikan dengan Pemerintah Kerajaan Tailan. Langkah ini diambil untuk membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi para murid dan guru, sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral antara Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dengan Menteri Pendidikan Tailan, Prasert Jantararuangtong. Pertemuan berlangsung di sela-sela Sidang Menteri Pendidikan ASEAN ke-14 (14th ASEAN Education Ministers Meeting/ASED) di Hotel Shangri-La, Singapura, Rabu (22/7).

Melalui kerja sama ini, para murid dan guru di Indonesia akan mendapatkan akses ke berbagai program strategis, mulai dari pertukaran murid dan guru, pelatihan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), hingga pertukaran publikasi akademis. Selain itu, Pemerintah Indonesia juga menawarkan program unggulan Darmasiswa untuk memperkuat diplomasi pendidikan antara Jakarta dan Bangkok.

Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa pembaruan perjanjian yang sempat berakhir ini berfokus pada manfaat nyata bagi para pendidik dan murid di sekolah, khususnya dalam meningkatkan wawasan global serta keterampilan digital. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) direncanakan akan berlangsung pada Agustus 2026 saat Menteri Pendidikan Tailan berkunjung ke Indonesia.

"Kami bertemu Menteri Pendidikan Tailan untuk membahas kerja sama antara Indonesia dengan Tailan yang memang sudah sekian lama perjanjian itu berakhir masa berlakunya, walaupun program kerja sama tetap aktif berjalan. Tadi disepakati untuk bulan depan akan ada penandatanganan kerja sama untuk memperkuat program pertukaran guru, pertukaran murid juga tentang pembelajaran AI, hingga pelatihan mengenai AI," ujar Abdul Mu'ti.

Menteri Pendidikan Tailan, Prasert Jantararuangtong, menyambut baik kemitraan yang mencakup berbagai jenjang pendidikan ini, mulai dari pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, menengah, hingga pendidikan vokasi. Menurutnya, kolaborasi ini memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan potensi para murid.

“Kami percaya bahwa Kesepakatan Bersama (MoU) ini menjadi langkah penting. Kami tidak hanya dapat saling bertukar pengetahuan akademis di berbagai jenjang pendidikan hingga vokasi, tetapi juga terkait pengakuan kualifikasi, penelitian, dan penyediaan beasiswa bersama tetangga kami di ASEAN, Indonesia,” kata Prasert Jantararuangtong.

Melalui sinergi ini, Kemendikdasmen terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan zaman, memperluas ruang tumbuh bagi guru dan murid, serta memastikan manfaat diplomasinya dirasakan langsung oleh masyarakat luas. (*)

Berita Terkait