Pengunjung antusias mengunjungi stan BNPB dan menyimak berbagai informasi serta edukasi kebencanaan dalam pameran ADEXCO 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/9)
Klikwarta.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghadirkan informasi dan edukasi kebencanaan secara interaktif dalam pameran Asia Disaster Management and Civil Protection Expo & Conference (ADEXCO) 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/9).
Keikutsertaan BNPB pada ADEXCO 2026 tidak hanya menampilkan informasi mengenai penanggulangan bencana, tetapi juga mengajak pengunjung mengenali berbagai ancaman bencana serta pentingnya kesiapsiagaan melalui materi visual dan kegiatan interaktif di booth BNPB yang berada di Hall D2.
Dalam kegiatan ini, BNPB berpartisipasi dalam pameran booth indoor yang menampilkan berbagai produk kebencanaan seperti maket diorama kebencanaan, miniatur EWS, maket mobil dan perahu BNPB, maket rumah aman gempa, buku dan produk BNPB lainnya.
Pengunjung dapat melihat secara langsung maket kebakaran hutan dan lahan serta maket erupsi Gunung Semeru. Materi tersebut memberikan gambaran visual mengenai karakteristik bencana sehingga pengunjung dapat lebih mudah memahami ancaman dan risiko yang dapat terjadi di lingkungan sekitar.
Selain materi berbentuk maket, BNPB memperkenalkan Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI) sebagai salah satu layanan informasi kebencanaan. Melalui DIBI, pengunjung dapat mengenal data kejadian bencana di Indonesia dan melihat bagaimana data kebencanaan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan mengenai risiko bencana.

Suasana edukasi di booth BNPB juga diperkuat melalui kuis kebencanaan yang digelar dua kali setiap hari. Pertanyaan dalam kuis mencakup pengetahuan mengenai tahapan penanggulangan bencana, mulai dari kondisi prabencana, saat terjadi bencana, hingga pascabencana.
Kuis tersebut menjadi sarana interaksi langsung antara BNPB dan pengunjung. Dengan pendekatan yang lebih ringan, masyarakat diajak tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga menguji pengetahuan mengenai apa yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.
Berbagai informasi kebencanaan juga ditampilkan melalui layar televisi di area booth. Penyajian secara visual ini melengkapi materi pameran sekaligus memberikan informasi kebencanaan kepada pengunjung yang datang dari berbagai latar belakang.
Selain itu, BNPB bersama Basarnas, TNI dan BPBD Jatim juga menggelar pameran outdoor yang menampilkan kendaraan command centre, mobil rescue truck, mosipena dan perahu amphibi yang dapat dikunjungi dan dicoba oleh seluruh pengunjung secara langsung.
Selain pameran produk bencana, BNPB juga turut menggelar dokumentasi foto dan video gallery pembelajaran bencana siklon tropis Senyar yang terdiri dari data-data proses kejadian, dampak yang ditimbulkan, dan upaya penanganan mulai dari tahap pra bencana, tanggap, dan pasca bencana.
Partisipasi BNPB dalam ADEXCO 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap informasi kebencanaan. Informasi yang mudah dipahami menjadi salah satu unsur penting dalam membangun kesiapsiagaan, karena pengetahuan mengenai ancaman dan risiko dapat membantu masyarakat menentukan langkah yang tepat ketika menghadapi bencana.
Di sisi lain, ADEXCO 2026 menjadi ruang pertemuan berbagai pemangku kepentingan yang bergerak dalam bidang manajemen bencana dan perlindungan sipil. Kehadiran berbagai teknologi, inovasi, dan solusi kebencanaan membuka peluang pertukaran pengetahuan serta penguatan kolaborasi dalam menghadapi risiko bencana.
Melalui kehadirannya di ADEXCO 2026, BNPB terus mendorong penanggulangan bencana yang tidak hanya berfokus pada penanganan ketika bencana terjadi, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan, kesiapsiagaan, dan pengurangan risiko.
Pameran ADEXCO 2026 berlangsung hingga Sabtu (12/9) di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Selama pameran berlangsung, booth BNPB di Hall D2 menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi sekaligus meningkatkan pengetahuan mengenai kebencanaan secara interaktif.
(Kontributor : Arif)








