Gegara "Bediang" Rumah dan Hewan Ternak Hangus Terbakar

Selasa, 15/02/2022 - 20:32
Proses pemadaman dibantu relawan

Proses pemadaman dibantu relawan

Klikwarta.com, Pati - Dua unit rumah joglo  yang terbuat dari kayu dan beberapa hewan ternak hangus terbakar dilalap si jago merah. Api yang diperkirakan berasal dari bediang ini menghanguskan rumah milik Jono bin Pomo dan Kasbi  di Dukuh Jatilawang RT 05 RW 02, Desa Pucakwangi Kec. Pucakwangi Kab. Pati. Selasa (15/2).

Api akhirnya dapat dipadamkan dan diminimalisir oleh tim damkar Kab. Pati yang dibantu oleh relawan BARRETA, relawan Kembang Joyo dan masyarakat setempat sehingga api tidak menyebar ke lingkungan sekitar.

Kronologi yang berhasil dihimpun sekitar pukul 13.30 WIB saksi  Suhartono  melihat kepulan asap dari rumah  Jono. Karena panik  Suhartono   berteriak minta tolong kepada tetangga untuk membantu memadamkan api dan melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa diteruskan ke Polsek dan Koramil Pucakwangi serta dilanjutkan ke  tim damkar Pati. 

Petugas pemadam, relawan BARETTA, relawan Kembang Joyo  yang tiba ditempat kejadian terus berusaha untuk memadamkan api, dikarenakan pada saat itu angin bertiup kencang sehingga pemadaman sedikit terkendala.

.

Dilaporkan kerugian jiwa dalam kejadian tersebut nihil, namun kerugian yang diderita Jono bin Pomo rumah joglonya hangus terbakar beserta perabotan, barang berharga dan uang tunai  juga ikut hangus. Kerugian ternak meliputi 2 ekor sapi luka bakar dan 3 ekor kambing hangus terbakar. Sedangkan kerugian Kasbi yang rumahnya dekat dengan kejadian  terbakar sebagian.

Supratikno salah seorang relawan dan juga anggota Koramil Pucakwangi yang ikut memadamkan api mengatakan proses pemadaman yang dilakukan sangat sulit dikarenakan angin bertiup kencang sehingga butuh waktu sampai api benar benar padam.

" Kami dari relawan, dinas pemadam maupun masyarakat sudah berusaha sebaik mungkin untuk memadamkan api, selanjutnya kita juga melokalisir api agar tidak menjalar ketempat lain," ungkap Supratikno.

Dengan adanya kejadian ini diharapkan warga semakin waspada ketika membuat bediang (pengapian di kandang) jangan ditinggal pergi  karena disekitar kandang pasti ada sisa sisa jerami maupun dahan kering yang mudah tersulut api.

( Pewarta : Ipl/m@s)

Berita Terkait