Fokus Ekspansi, Dahana Bidik Kenaikan Laba 300 Persen

Selasa, 18/08/2026 - 23:34
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menggelar pertemuan bersama Direktur Utama PT Dahana (Persero) pada 18 Agustus 2026

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menggelar pertemuan bersama Direktur Utama PT Dahana (Persero) pada 18 Agustus 2026

Klikwarta.com, Jakarta - Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menggelar pertemuan bersama Direktur Utama PT Dahana (Persero) pada 18 Agustus 2026 untuk membahas rencana ekspansi perusahaan, termasuk pembangunan pabrik baru dan peningkatan kapasitas produksi.

Dony mendorong Dahana untuk terus meningkatkan skala bisnis dengan memanfaatkan potensi pasar yang tersedia. Selain ekspansi kapasitas, Dahana juga diarahkan untuk mengoptimalkan ekosistem Danantara Asset Management (DAM) agar penyerapan dan utilisasi produksi perusahaan semakin maksimal.

“Jadi yang sehat kayak Dahana itu akan kita ekspansikan. Labanya mereka sekarang Rp500 miliar, dengan market size yang kita punya, target kita bisa Rp2 triliun. Paling lambat 2030 sudah Rp2 triliun,” ujar Dony, mengutip akun Intagram resmi BP BUMN.

Di sisi lain, Dony menjelaskan bahwa perusahaan yang masih menghadapi tantangan akan mendapatkan penanganan melalui skema restrukturisasi yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Pendekatan tersebut dilakukan agar setiap perusahaan dapat memiliki fokus dan rencana bisnis yang sesuai dengan karakteristik serta peluang pasarnya.

“Yang sakit kita kelompokin sendiri restrukturisasinya. PTDI punya restrukturisasi sendiri, Pindad punya restrukturisasi sendiri, kemudian PAL punya restrukturisasi sendiri, Barata juga punya restrukturisasi sendiri,” ujar Dony.

Dony menambahkan, masing-masing perusahaan akan memiliki business planning tersendiri sehingga strategi yang dijalankan tidak disamaratakan. “Jangan disatuin nanti. Supaya nanti bisa fokus, karena market-nya bagus,” ujarnya.

Dengan pendekatan tersebut, ekspansi Dahana diharapkan dapat berjalan lebih agresif dan terarah, sekaligus mendorong peningkatan kapasitas produksi dan kinerja laba perusahaan dalam beberapa tahun ke depan. (**) 

Tags

Berita Terkait