Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso (tengah) Didampimgi Direktur RSUD Ngudi Waluyo dr. Endah Woro Utami dan Sekretaris Dinkes Pemkab Blitar Luluk Menerima Dua Penghargaan Bidang Kesehatan di Banyuwangi (foto : Pemkab Blitar untuk Klikwarta.com)
Klikwarta.com, Kabupaten Blitar - Prestasi demi prestasi diperoleh Kabupaten Blitar dua hari terakhir pada minggu ini. Kemarin Senin (14/11/2022) menerima prestasi predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, hari ini Kabupaten Blitar diganjar prestasi sebagai Kabupaten Sehat, Pencapaian Vaksinasi BIAN lebih dari 95 persen dan 3 tenaga kesehatan (nakes) dari RSUD Ngudi Waluyo menorehkan prestasi nakes teladan.
Wakil Bupati (Wabup) Blitar Rahmat Santoso secara simbolis menerima dua penghargaan itu yang diserahkan perwakilan pemerintah, bertempat di Kabupaten Banyuwangi, Selasa (15/11/2022). Penyerahan dua penghargaan ini juga bertepatan dengan puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke- 58 tahun 2022.
"Alhamdulillah kita kembali menerima penghargaan yang kali ini pada bidang kesehatan, setelah kemarin juga barusan mendapatkan penghargaan WTP dari BPK. Ini merupakan bukti kerja kolaborasi jajaran pemerintah daerah berjalan sangat baik. Sehingga saya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada OPD-OPD dan saya akan terus memberikan motivasi, semangat dan dukungan agar kedepan prestasi ini bisa ditingkatkan sehingga pelayanan masyarakat semakin baik," ungkap Wabup Rahmat kepada Klikwarta.com sore ini.
Prestasi membanggakan ini diharapkan Rahmat menjadi pelecut semangat Pemkab Blitar kedepan agar semakin mengembangkan pola pelayanan masyarakat. Manfaat yang nyata dan dirasakan masyarakat atas pelayanan Pemerintah Kabupaten Blitar baginya menjadi tujuannya mensejahterakan masyarakat dan memajukan daerah Kabupaten Blitar.
"Semangat maju bersama sejahtera bersama ini harus kita wujudkan sehingga masyarakat mendapatkan manfaat yang nyata. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi langkah kita semua," tandasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar dr. Christine Indrawati menambahkan, penghargaan yang diterima Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso di Banyuwangi ini yakni penghargaan Kabupaten Sehat dan target Capaian Vaksinasi Bulan Imunisai Anak Nasional (BIAN) lebih dari 95 persen se- Jawa Timur.
"Kabupaten Sehat, ini dalam rangka pengumpulan data pendukung atau data untuk Kabupaten Sehat. Jadi kita sudah diverifikasi oleh provinsi dan kita sudah lolos sehingga mendapatkan sertifikat penghargaan sebagai Kabupaten Sehat. Itu bukti ada kerja sama yang bagus di Kabupaten Blitar. Ini bukan hanya milik kesehatan, namun milik semua karena ini kerja banyak OPD, Kecamatan sampai Desa, Kelurahan dan tingkat RT," jelasnya.
"Untuk vaksinasi BIAN, kita termasuk 10 kabupaten yang tercepat mencapai 95 persen dan ini diapresiasi provinsi. Tujuan BIAN ini kan agar anak-anak balita kita terhindar dari penyakit. Harapan kedepan orang tua balita tidak takut memberikan imunisasi anaknya ke posyandu, kebetulan pandemi Covid-19 juga sudah melandai, semoga anak-anak balita kita terlindungi dari berbagai penyakit," pungkasnya.
Informasi lebih lanjut, pada momen penyerahan dua penghargaan bidang kesehatan yang diterima Wabup Rahmat, turut tertoreh prestasi oleh tiga tenaga kesehatan (nakes) dari RSUD Ngudi Waluyo yang menerima penghargaan Nakes Teladan.
Perinciannya, sebagai berikut :
1. Laila Indana Zulfa, A. Md. AK / Juara 1 Nakes Teladan Jawa Timur Tenaga Teknik Biomedik (ATLM) RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
2. Moch. Noer Hoedan Ma'roef, A. Md. RMIK / Juara 2 Nakes Teladan Tenaga Keteknisian Medik (Perekam Medis) RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
3. Ayu Hanif Bela Dina, S.ST / Juara 2 Nakes Teladan Tenaga Keterapian Fisik (Fisioterapi) RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
(Pewarta : Faisal Nur Rachman)








