Hadiri Muscab IMM ke- 6, Wabup Blitar : 'Jangan Sampai Mahasiswa Jadi Korban Kepentingan Politik'

Sabtu, 25/02/2023 - 16:50
Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso Saat Berikan Sambutan di Acara Muscab ke- 6 IMM Kabupaten Blitar (Foto : Faisal NR / Klikwarta.com)

Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso Saat Berikan Sambutan di Acara Muscab ke- 6 IMM Kabupaten Blitar (Foto : Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com, Kabupaten Blitar - Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso mewanti-wanti mahasiswa di Blitar termasuk yang tergabung di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Blitar agar jangan sampai menjadi korban politik praktis yang sarat dengan kepentingan diluar tugas fungsinya sebagai mahasiswa. 

Di hadapan mahasiswa IMM Cabang Blitar, Rahmat meminta mahasiswa menjadi teladan yang baik bagi pemuda generasi penerus bangsa melalui kontribusi pemikiran yang konstruktif demi kemaslahatan bangsa dan negara. 

IMM Blitar juga diharapkannya mampu menggerakkan fikiran-fikiran para pemuda dan mahasiswa lainnya bagaimana saling berkolaborasi dan bersinergi bersama pemerintah daerah turut serta secara nyata membangun Blitar ke arah makin maju daerahnya dan sejahtera warganya.

"Di tahun politik yang suasananya sudah terasa ini harapan saya IMM dan mahasiswa lainnya jangan sampai menjadi korban politik praktis hanya karena adanya saling mencari dukungan politik untuk tahun 2024. Saya juga minta, IMM harus mampu memberikan teladan dalam setiap sikap dan tindakan yang dilakukan oleh kader IMM, dan mudah-mudahan juga dapat ditransformasikan kepada masyarakat luas," urainya saat menghadiri acara Musyawarah Cabang IMM Blitar di salah satu rumah makan di Kabupaten Blitar, Sabtu (25/2/2023).

Dikatakannya, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah Organisasi Gerakan Mahasiswa Islam, sekaligus Organisasi Otonom Muhammadiyah yang bergerak di bidang Keagamaan, Kemahasiswaan, dan Kemasyarakatan. Yang perlu digarisbawahi lagi yakni IMM harus dapat membangun citra Islam sebagai agama yang Rahmatan Lil 'Alamin atau membawa rahmat bagi seluruh alam, agama yang penuh kedamaian dan kasih sayang.

"Sehingga dalam kesempatan ini, saya minta teman-teman dari IMM juga sudah mulai berakselerasi dengan teknologi, mengukir prestasi berjuang dan berkontribusi bersama-sama untuk kemajuan Kabupaten Blitar. Karena seperti yang saya sampaikan tadi, tugas panjenengan makin berat. Harus turut berperan aktif memerangi radikalisme, penyalahgunaan narkoba dan kegiatan negative lainnya. Untuk itu monggo jaga kekompakan, jangan lelah untuk terus belajar demi Indonesia maju," jelas pria yang juga dekat dengan ulama dan pemuda ini.

Sempat menyinggung isu terkini di Kabupaten Blitar terkait pemekaran wilayah Kabupaten Blitar Selatan dari Kabupaten Blitar, Rahmat menilai itu sebagai ekspresi kampanye saja kepada mereka yang memiliki kepentingan. 

"Namanya kampanye kan siapa saja boleh dan sah-sah saja. Masa kampanye saja juga belum dan aturannya belum ada," tukasnya.

(Pewarta : Faisal NR)

Berita Terkait