Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Karanganyar Kukuhkan Desa Jatisawit sebagai Destana ke-45

Jumat, 23/05/2025 - 18:58
BPBD Karanganyar Kukuhkan Desa Jatisawit sebagai Destana ke-45

BPBD Karanganyar Kukuhkan Desa Jatisawit sebagai Destana ke-45

Klikwarta.com, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mengukuhkan Desa Jatisawit, Kecamatan Jatiyoso sebagai Desa Tangguh Bencana (Destana) ke-45 di Kabupaten Karanganyar. 

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), perwakilan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW), PKK, Karang Taruna, kelompok disabilitas, hingga perwakilan satuan pendidikan aman bencana di desa tersebut.

"Pengukuhan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam," ungkap Pelaksana Harian Kepala BPBD Kabupaten Karanganyar, Tri Waluyo, di Balai Desa Jatisawit, Kamis (22/5/2025).

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa pembentukan Destana ini merupakan bagian dari program kerja BPBD untuk tahun 2025 yang sekaligus mendukung 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar.

"Desa Jatisawit menjadi Destana ke-45 di Kabupaten Karanganyar dan akan disusul Desa Ukirsawit sebagai Destana ke-46. Harapannya, pembentukan Destana ini dapat menciptakan dokumen rencana kontinjensi yang jelas. Sehingga, masyarakat sudah siap menghadapi bencana dengan peran dan tanggung jawab masing-masing," ujarnya.

Dalam kegiatan pembentukan Destana, tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan sosial senilai total Rp71.100.000 kepada 14 kepala keluarga di Kecamatan Jatiyoso dan Jatipuro. Bantuan ini ditujukan untuk rumah-rumah yang mengalami kerusakan ringan, sedang, hingga berat akibat bencana, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap para korban.

Tri Waluyo menambahkan, BPBD mengukuhkan relawan bernama "Nyawiji" sebagai bagian dari upaya memperkuat jaringan kesiapsiagaan bencana di tingkat desa.

"Sejalan dengan pembentukan Destana, program satuan pendidikan aman bencana juga telah terbentuk di 40 sekolah di Kabupaten Karanganyar," pungkasnya.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait