Kemendikdasmen Apresiasi Beasiswa SCG, 14 Tahun Dukung Talenta Muda Indonesia

Rabu, 12/08/2026 - 23:36
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq saat menyerahkan beasiswa SCG

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq saat menyerahkan beasiswa SCG

Klikwarta.com, Jakarta, 12 Agustus 2026 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat kolaborasi melalui partisipasi semesta dalam memperluas akses pendidikan dan mendukung pengembangan talenta muda Indonesia. Salah satu bentuk kolaborasi tersebut hadir melalui program beasiswa Siam Cement Group (SCG) Sharing the Dream 2026.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menyampaikan bahwa perluasan akses pendidikan menjadi bagian penting dalam menjaga dan mewujudkan mimpi anak-anak Indonesia. 

“Pendidikan memberikan ruang bagi anak-anak Indonesia untuk memiliki mimpi dan merancang masa depan. Tugas kita bersama adalah menjaga mimpi tersebut dengan memastikan setiap anak mendapatkan akses terhadap pendidikan yang baik dan bermutu,” tutur Wamen Fajar di Jakarta pada acara awarding ceremony SCG Sharing the Dream, Selasa (11/8). 

.

Kepada para penerima beasiswa SCG, Wamendikdasmen mengingatkan bahwa kesempatan memperoleh dukungan pendidikan merupakan amanah yang perlu dimanfaatkan untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya berpesan agar kesempatan ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh adik-adik. Tuntaskan pendidikan dengan sebaik-baiknya dan kelak kembalilah kepada masyarakat untuk memberikan dampak positif,” pesannya.

“Apresiasi kepada PT SCG Indonesia yang selama 14 tahun secara konsisten memberikan dukungan beasiswa kepada putra-putri terbaik bangsa. Upaya ini merupakan semangat dalam mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua melalui partisipasi semesta,” tambah Wamen Fajar.  

Sementara itu, Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herdjiono, menyampaikan bahwa dukungan dari berbagai pihak melalui program pendidikan dapat memperkuat proses pengembangan talenta secara berkelanjutan, sehingga potensi murid tidak berhenti pada capaian prestasi, tetapi dapat terus berkembang.

.

Selain itu, menurutnya program beasiswa SCG sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid. 

“Dalam tahapan manajemen talenta murid terdapat identifikasi bakat dan minat, pengembangan bakat dan minat, aktualisasi talenta, apresiasi, serta kapitalisasi talenta murid. Program SCG ini merupakan kapitalisasi talenta,” kata Irene. 

Lebih lanjut, Presiden Direktur PT SCG Indonesia, Pattaraphon Charttongkum mengatakan bahwa program SCG Sharing the Dream tidak hanya berfokus pada dukungan pendidikan bagi penerima beasiswa, tetapi juga mendorong untuk memberikan dampak kembali ke masyarakat. 

“Para penerima beasiswa tidak hanya sebagai penerima saja, tetapi juga melakukan sesuatu yang berkelanjutan untuk masyarakat,” tuturnya. 

.

Bagi penerima beasiswa, dukungan pendidikan menjadi bagian dari perjalanan untuk mengembangkan prestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Salah satunya dirasakan oleh Muhammad Raffi Aditya Pradipta, alumni SMA Negeri 1 Karawang yang pernah mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) cabang ajang Kimia. Ia mengaku bersyukur atas kesempatan yang diperolehnya, termasuk karena prestasinya telah tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT). 

“Dahulu saya mengikuti OSN cabang Kimia. Saya sangat bersyukur prestasi yang didapat terekam dalam SIMT. Sekarang saya kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan mendapatkan Beasiswa SCG,” kata Raffi. 

Hal senada juga diungkapkan oleh Ananda Safira Aulia dari SMA Negeri 56 Jakarta. “Saya adalah salah satu yang mendapatkan penghargaan di Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) pada cabang ajang Cipta Puisi. Nama saya terdaftar dalam SIMT dan menjadi portofolio untuk masa depan saya,” ujarnya. 

Sebagai informasi, sebanyak delapan murid penerima Beasiswa SCG merupakan alumni ajang talenta yang diselenggarakan oleh Puspresnas. Prestasi kedelapan murid tercatat dalam pangkalan data talenta nasional, yaitu SIMT.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait