TMMD Reguler ke-130 Kodim Klaten Berikan Penyuluhan Bahaya Judi Online

Rabu, 28/10/2026 - 17:26
TMMD Reguler ke-130 Kodim Klaten Berikan Penyuluhan Bahaya Judi Online

TMMD Reguler ke-130 Kodim Klaten Berikan Penyuluhan Bahaya Judi Online

Klikwarta.com, Klaten – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Kodim 0723/Klaten memberikan penyuluhan bahaya judi online kepada masyarakat Desa Trucuk Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko perjudian digital yang dapat mengancam kondisi ekonomi keluarga, merusak keharmonisan rumah tangga serta menimbulkan berbagai persoalan sosial.

Penyuluhan bahaya judi online tersebut merupakan bagian dari sasaran nonfisik program TMMD Reguler ke-130. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu mengenali dampak negatif perjudian daring, memahami pentingnya pengendalian diri dalam menggunakan teknologi serta membangun lingkungan keluarga yang lebih aman dan produktif.

Kegiatan penyuluhan menghadirkan materi edukasi mengenai bahaya judi online, dengan perhatian pada risiko kerugian finansial, potensi utang, penyalahgunaan penghasilan rumah tangga, hingga terganggunya hubungan antaranggota keluarga. Kemudahan akses melalui telepon pintar dan berbagai platform digital menjadi salah satu alasan pentingnya meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Pasiter Kodim 0723/Klaten Kapten Kav Pujiono menyampaikan bahwa penyuluhan tersebut merupakan bagian dari upaya TMMD untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran sosial.

“Melalui penyuluhan bahaya judi online ini, kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa keberhasilan pembangunan desa harus diiringi dengan peningkatan kualitas kehidupan keluarga. Masyarakat perlu membentengi diri dari praktik perjudian digital yang berpotensi merugikan ekonomi rumah tangga dan mengganggu keharmonisan keluarga,” ujar Kapten Kav Pujiono.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program TMMD tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sosial yang sehat, aman dan produktif.

Dalam kegiatan tersebut, edukasi mengenai bahaya judi online juga menjadi kesempatan untuk mendorong peran keluarga dalam mencegah perilaku berisiko. Orang tua dan anggota keluarga diharapkan dapat membangun komunikasi yang terbuka, mengawasi penggunaan perangkat digital secara bijak serta mengutamakan kebutuhan pokok dan kepentingan pendidikan dibandingkan aktivitas yang berpotensi merugikan.

Kepala Desa Trucuk, Sagiyo, menyampaikan bahwa edukasi mengenai perjudian daring penting bagi masyarakat karena dampaknya dapat meluas dari persoalan individu menjadi persoalan keluarga dan lingkungan sosial.

“Penyuluhan ini diharapkan dapat menambah pemahaman warga Desa Trucuk agar lebih waspada terhadap bahaya judi online. Kami berharap masyarakat dapat menjaga penghasilan keluarga, memperkuat komunikasi di rumah dan saling mengingatkan agar tidak terjerumus dalam aktivitas yang merugikan,” ungkap Sagiyo.

Selain kegiatan penyuluhan, TMMD Reguler ke-130 Kodim 0723/Klaten juga melaksanakan pembangunan fisik berupa betonisasi jalan sepanjang 686 meter, pembangunan talud sepanjang 855 meter, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak lima unit serta pembangunan lima unit jamban. Sasaran fisik tersebut dilaksanakan bersama masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan warga Desa Trucuk.

Sementara itu, sasaran nonfisik TMMD mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya narkoba dan judi online, pertanian, kesehatan, pemeriksaan kesehatan, pencegahan stunting, keluarga berencana (KB) serta penyuluhan dan pelayanan administrasi kependudukan oleh Disdukcapil.

Melalui penyuluhan bahaya judi online, Satgas TMMD Reguler ke-130 Kodim 0723/Klaten berharap masyarakat Desa Trucuk semakin memahami pentingnya melindungi keluarga dari risiko perjudian digital. Sinergi TNI, pemerintah desa dan masyarakat diharapkan terus terjaga untuk mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan warga serta mewujudkan lingkungan sosial yang aman dan produktif. (Red)

Berita Terkait