Pangdam Jaya Resmi Tutup TMMD ke-121 Kodim 0508/Depok di Bojong Sari, Ini Harapannya!

Kamis, 22/08/2024 - 12:57
Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay saat memberikan keterangan pers usai penutupan TMMD ke 121 Kodim 0508/Depok di lapangan Bojong Sari, Depok, Kamis (22/8)

Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay saat memberikan keterangan pers usai penutupan TMMD ke 121 Kodim 0508/Depok di lapangan Bojong Sari, Depok, Kamis (22/8)

Klikwarta.com, Depok - Dengan semangat membangun negeri, Pangdam Jaya Jayakarta, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, S.E., M.M., memimpin upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 tahun anggaran 2024 Kodim 0508/Depok di Lapangan Persija, Bojong Sari, Depok, Kamis (22/8). 

TMMD kali ini mengusung tema "Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah," yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, namun juga penguatan edukasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael mengapresiasi kontribusi besar dari seluruh pihak, mulai dari TNI, Polri, Forkopimda, hingga tokoh masyarakat setempat. 

“Ini adalah bukti nyata bahwa sinergi kita bersama dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat," ujarnya dengan penuh semangat.

Program TMMD ini terbagi dalam dua kategori utama yakni kegiatan fisik dan non-fisik. Di sektor fisik, TMMD berhasil menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang 300 meter, turap sejauh 700 meter, serta perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

"Ini adalah langkah konkret dalam meningkatkan infrastruktur di wilayah yang tertinggal," jelas Pangdam.

Tidak kalah penting, program non-fisik TMMD juga menyasar pada edukasi masyarakat tentang isu-isu krusial seperti narkoba, pertanian, dan stunting. 

.

Mayjen Rafael menyoroti pentingnya ketahanan pangan, khususnya di daerah-daerah pertanian tadah hujan yang sering kali menjadi penyebab kemiskinan. 

“Dengan program air dari KASAD, kami berharap panen yang biasanya hanya sekali setahun bisa meningkat menjadi tiga kali, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terangkat," tuturnya.

Selain itu, program TMMD juga menggarisbawahi pentingnya akses air sebagai sumber kehidupan di wilayah-wilayah kering. 

“Ini bukan sekadar program jangka pendek, tetapi sebuah langkah strategis untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Bojong Sari dan sekitarnya,” tambahnya.

Mayjen Rafael menegaskan bahwa TMMD akan terus berlangsung sepanjang tahun, dengan tujuan utama membantu pengembangan dan pembangunan infrastruktur di desa-desa atau kelurahan-kelurahan tertinggal, terutama di wilayah Depok yang meskipun dekat dengan Ibukota, masih memiliki daerah-daerah yang membutuhkan perhatian lebih.

Di sisi lain, edukasi tentang bahaya narkoba juga menjadi fokus utama TMMD. Kodam Jaya bekerja sama dengan BNN, Polri, dan Dinas Kesehatan untuk memberikan materi edukasi kepada masyarakat. Sinergi ini kami harapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi seluruh warga.

"Dengan berbagai program yang dilaksanakan TMMD ke-121 di Bojong Sari ini diharapkan mampu menjadi katalisator perubahan positif bagi masyarakat, menjadikan wilayah Depok semakin maju dan sejahtera," tutup Pangdam Jaya yang merupakan abituren Akmil 93 saat dikonfirmasi di lokasi penutupan TMMD.

Turut hadir dalam acara penutupan antara lain, Danrem 051/Wijayakarta Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., Dansatgas TMMD ke 121 Kodim 0508/Depok Kolonel Inf Iman Widhiarto, S.T., M.M., Wakapolres Depok AKBP Dwi Prasetyo Wibowo, PJU Kodam Jayakarta dan PJU Pemkot Depok.

(Pewarta : Arif)

Berita Terkait