Pemkab Bintan Gesa Pembangunan Infrastruktur Wilayah Perbatasan

Jumat, 04/02/2022 - 22:23
Sri, Kabag Perbatasan Setda Bintan

Sri, Kabag Perbatasan Setda Bintan

Klikwarta.com, Bintan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan sejak beberapa tahun terakhir terus menggesa pembangunan infrastruktur di beberapa titik perbatasan yang masuk dalam Lokasi Prioritas (Lokpri). Mulai dari Bintan Utara, Gunung Kijang, Teluk Sebong hingga Bintan Pesisir.

Tahun 2021 lalu, sebanyak Rp 98 milyar anggaran yang bersumber dari DAK dialokasikan untuk pembangunan fisik di wilayah Lokpri.

"Alhamdulillah, sejauh ini banyak manfaat yang sudah dirasakan masyarakat kita. Hal ini menjadi perhatian khusus bapak Plt. Bupati Bintan Roby Kurniawan untuk kesejahteraan masyarakat", ungkap Sri, Kabag Perbatasan Setda Bintan, Jumat (4/2/2022), usai mengikuti rapat pembahasan pendahuluan pembangunan perbatasan bersama BPBD Kepri dan Kab/Kota se-Kepri.

Pembangunan yang telah terlaksana tahun sebelumnya antara lain, jalan aspal di Berakit, Puskesmas di Tanjung Uban dan Puskesmas Kawal di Kecamatan Gunung Kijang.

"Kita bersyukur, infrastruktur ini telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat kita di sini, terlebih masyarakat di daerah perbatasan", kata Sri.

Ia menjelaskan, rencana pelaksanaan pembangunan tahun 2022 di kawasan Lokpri melalui DAK Empat Kecamatan, sebesar Rp20.400.759.508. Di antaranya, pembangunan rehabilitasi Jalan Bakti Praja sepanjang 0.7 km dan pembangunan tangki septik komunal di Desa Numbing, Kecamatan Bintan Pesisir.

Lanjut Sri, dalam menjaga kewibawaan Negara sesuai Kepres Nomor 6 Tahun 2017 tentang PPKT, bahwa Kabupaten Bintan memiliki Empat PPKT. Yaitu pulau Sentut di Kecamatan Bintan Pesisir, Pulau Malang Berdaun dan Pulau Berakit yang saat ini mengalami abrasi, serta Pulau Tanjung Sading (Pulau Bintan).

Tahun 2022, kata dia, di Kecamatan Teluk Sebong akan dibangun Survei Investigasi Desain (SID) Pengaman Pantai oleh Satker Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra IV Batam.

Pemkab Bintan menyadari, bahwa Bintan sebagai wilayah perbatasan yang bahkan langsung berbatasan dengan negara tetangga. memang ada tantangan tersendiri.

"Maka dari itu, pembenahan dan pembangunan secara perlahan akan terus dilakukan sebagai wilayah perbatasan dengan negara tetangga", tandas Sri, mr gakhiri.

Pewarta : SURYA

Tags

Berita Terkait