Menemukan Tujuan Hidup Kamu

Minggu, 11/07/2021 - 20:03
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

Klikwarta.com - Pada titik tertentu dalam kehidupan, sebagian dari diri kita akan menemukan persimpangan jalan atau sebuah jalan buntu, seperti tiba-tiba kamu mengalami perubahan karier, putus cinta, atau situasi lain di mana seolah-olah bumi bergeser di bawah kakimu.

Mungkin saja dirimu saat ini masih muda dan baru memulai perjalanan dewasa. Dalam kasus ini, tujuan hidupmu akan menjadi panduan yang paling efektif. Tujuan hidup itu bukanlah jalan atau tempat, tetapi sebuah kompas. Karena jalan dan tempat bisa saja berubah, mencaritahu tujuan hidup, serta belajar bagaimana menemukannya akan menjadi pusat
pertumbuhanmu sebagai orang dewasa.

Sebelum mencari tujuan hidup, kamu perlu memahami keinginan, kebutuhan, keyakinan, dan kualitas diri sendiri. Dengan berlatih untuk lebih perhatian, kamu akan lebih mampu memperhatikan beragam pikiran dan perasaan yang terlitas di kepalamu.

Sebuah cara alternatif untuk lebih perhatian adalah dengan melihat kembali kegiatan di masa lalu. Apa yang kamu kuasai? Apa yang kamu lakukan sehingga orang-orang tampaknya menghargai hal tersebut? Apakah kamu memenuhi suatu syarat untuk mengajarkannya kepada orang lain?.

Selain itu, memahami kebutuhan dan kemampuan kamu juga sangat penting. Bahkan jika dirimu lebih tua, kamu mungkin memiliki ketertarikan pada sesuatu yang bahkan belum pernah kamu coba. Sangat penting untuk bereksperimen dan mencari tahu apakah kamu memiliki bakat untuk sesuatu yang tidak pernah kamu harapkan atau mungkin sesuatu yang bahkan kamu tidak ketahui itu ada.

Selama kamu punya waktu, teruslah mencoba hal-hal baru. Ingatlah bahwa kamu tidak akan menjadi orang berbakat pada sesuatu yang baru kamu coba. Pahami bahwa apa pun yang kamu lakukan untuk pertama kalinya punya konsekuensi yang buruk juga.

Jangan terlalu memperhatikan betapa tidak kompetennya dirimu saat mencoba sesuatu untuk pertama kalinya. Fokus pada bagaimana rasanya melakukannya, dan tanyakan pada diri sendiri berapa banyak waktu yang dapat dapat kamu luangkan untuk melakukannya.

Namun, peringatan penting adalah bahwa tujuan hidup ini mungkin akan membuatmu tidak bisa menghasilkan uang. Tidak ada yang salah dengan bekerja satu pekerjaan untuk membayar tagihan dan mendukung diri sendiri untuk memberi makna kehidupan.

Hal itu juga tidak berarti kamu harus mengabaikan tanggung jawab, dan tentu saja bukan kebutuhan dasar seperti makanan dan tempat tinggal.

Ingatlah bahwa kamu perlu menyeimbangkannya dengan kebutuhan untuk bertahan hidup. Jika kamu mengikuti tujuan hidup menjadi terlalu merepotkan, mungkin ada baiknya mencari pendekatan baru, atau mempertimbangkan untuk mencari tujuan yang sama sekali berbeda.

Tujuan hidup tidaklah permanen atau terpaku pada tempatnya. Hal itu mungkin berubah atau mungkin saja bisa bertahan selama beberapa dekade. Prioritaskan pertumbuhan pribadimu dan itu dapat mengubah seberapa fokus kamu pada tujuan hidup yang sekarang.

(Muhammad Arya Nugraha – Politeknik Negeri Jakarta)

Tags

Berita Terkait