Pos Yandu Disusun Terpencil
Oleh Kapenrem 063/SGJ Mayor Inf U.S. Karlan S.H
Kliwarta.com, Karawang - Pos Pelayanan Keluarga Berencana - Kesehatan Terpadu (Posyandu) adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan.
Posyandu merupakan salah satu upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM). Posyandu dikembangkan atas prakarsa Presiden Soeharto pada tahun 1984, Posyandu dulu pernah menjadi kebanggaan rakyat.
Menurut Kapenrem 063/SGJ Mayor Inf. U.S Karlan S.H menjelaskan bahwa Setiap bulannya, rakyat berbondong-bondong mendatangi Posyandu yang dikelola berbasiskan komunitas.
"Tenaga sukarelawan kesehatan di Posyandu yang telah mendapatkan pelatihan dari dinas kesehatan setempat memberikan panduan kesehatan bagi ibu hamil dan ibu menyusui," ungkap Kapenrem 063/GJ.
Selain itu, Lanjut Kapenrem, bahwa Posyandu juga memberi vaksinasi dan makanan suplemen kepada bayi dan balita. Posyandu juga menjadi media deteksi dini kasus-kasus malagizi dan kekurangan gizi pada bayi dan balita.
"Posyandu merupakan perpanjangan tangan Puskesmas yang memberikan pelayanan dan pemantauan kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu," ungkap Kapenrem 063/SGJ.
"Posyandu sebagai wadah peran serta masyarakat, yang menyelenggarakan sistem pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar, peningkatan kualitas manusia, secara empirik telah dapat memeratakan pelayanan bidang kesehatan," kata Kapenrem 063/SGJ.
Kegiatan Posyandu tersebut meliputi pelayanan imunisasi, pendidikan gizi masyarakat serta pelayanan kesehatan ibu dan anak.
"Di Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang Jawa Barat menjadi salah satu tempat di laksanakan kegiatan TMMD 110 TA. 2021, kegiatan TMMD ke 110 Kodim 0604/Karawang yang sudah berjalan 17 hari ini, ada salah satu sasaran yang sudah selesai 100 % pengerjaannya yaitu pengerjaan Pos Yandu," kata Kapenrem 063/SGJ.
"Pos Yandu ini di dusun Tanjung Sari Desa sedari Kec. Cibuaya Kab. Karawang, dengan ukuran P 5 M x L 6 M," tambah Kapenrem 063/SGJ.
"Untuk Dusun Tanjung Sari Desa Sedari Kec. Cibuaya ini merupakan salah satu dusun terpencil yang berada di Desa Sedari Kecamatan Cibuaya," ujar Kapenrem 063/SGJ.

Masih menurut Kapenrem Mayor Inf. U.S Karlan S.H bahwa Akses jalan untuk menuju kesana hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua, akan tetapi, apabila laut jawa sedang pasang akses jalan hanya bisa di lalui dengan menggunakan sampan atau rakit.
"Jika air laut pasang, medan lebih sulit lagi. Belum lagi abrasi yang semakin menggerus sepanjang pantainya," Imbuh Kapenrem 063/SGJ.
Dalam pengerjaan Posyandu di Dusun Tanjung Sari Desa sedari Kec. Cibuaya Anggota Satgas TMMD 110 Kodim 0604/Karawang bersama warga bergotong royong, semua Anggota dan Warga sibuk membawa material bangunan.
"Ada yang menggunakan gerobak ada motor ruda dua yang telah dimodifikasi untuk mengangkut material, melewati sisi pantai dan jalan setapak di antara tambak mereka menuju Dusun Tanjungsari, Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang," terang Kapenrem 063/SGJ.
"Jarak tempuhnya sekitar 20 menit dari desa, jika menggunakan motor. Jika air laut pasang, medan lebih sulit lagi. Belum lagi abrasi yang semakin menggerus sepanjang pantainya," kata Kapenrem 063/SGJ.
TMMD adalah program Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu oleh TNI, bekerja sama dengan Kementerian, Lembaga Pemerintah Non kementeian (LPNK), Pemda dan Komponen Masyarakat Lainnya yang disinergikan dan diintegrasikan dengan tujuan untuk meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah guna meningkatkan taraf hidup masyarakat yang lebih baik dan mandiri.
Kapenrem Mayor Inf. U.S Karlan S.H menerangkan dari sisi lain TMMD sendiri adalah Program Bakti TNI melalui TMMD ini, merupakan salah satu model pembangunan yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaannya sehingga pengerjaannya bisa segera selesai karena adanya sinergi antara TNI, Pemda dan masyarakat secara bahu membahu dan gotong royong.
"Adapun tujuan dari pembangunan Posyandu ini adalah Mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak, Meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak, Mempercepat penerimaan norma keluarga kecil bahagia sejahtera, Meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan dan kegiatan–kegiatan lain yang menunjang peningkatan kemampuan hidup sehat," tambah Kapenrem 063/SGJ.
"Pendekatan dan pemerataan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dalam usaha meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan kepada penduduk berdasarkan geografi, Meningkatkan dan pembinaaan peran serta masyarakat dalam rangka alih tehnologi untuk swakelola usaha–usaha kesehatan masyarakat," pungkas Kapenrem Mayor Inf. U.S Karlan S.H.








