Foto istimewa
Klikwarta.com, Gunungsitoli – Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memeratakan akses pendidikan teknologi di tanah air. Melalui program unggulan bertajuk “PRSI Robotika Tour ke Nias 2026”, PRSI Sumut menyambangi Kota Gunungsitoli pada 30 Maret hingga 1 April 2026 untuk menginspirasi generasi muda di wilayah kepulauan.
Kegiatan ini merupakan manifestasi dari program nasional “Robotika untuk Negeri”, yang bertujuan menjembatani kesenjangan akses teknologi, khususnya pada bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), robotika, dan digitalisasi.
Edukasi Langsung di Enam Sekolah Unggulan delama tiga hari, PRSI Sumut menggelar rangkaian workshop interaktif di enam sekolah terpilih di Gunungsitoli, yakni 31 Maret 2026 SMA Negeri Unggulan Sukma, SMK Negeri 1 Gunungsitoli, dan SMA Swasta Xaverius.
Sementara itu pada 1 April 2026 bearda di SMA Negeri 1 Gunungsitoli, SMA Negeri 3 Gunungsitoli, dan SMA Swasta Pembda Gunungsitoli.
Tidak tanggung-tanggung, workshop ini menghadirkan para pakar teknologi dari BINUS University, perguruan tinggi pelopor digitalisasi di Indonesia, yaitu Ibu Tri Juniarty, S.Kom., M.M. (Direktur BINUS University @Medan), Bpk. Ir. Andry Chowanda, Ph.D. (Associate Professor School of Computer Science BINUS University), dan Bpk. Jefri Junifer Pangaribuan, M.T.I (Ketua Program Studi Information Systems BINUS @Medan).
Suasana workshop pecah saat demonstrasi Robot Sumo berlangsung. Para siswa tampak antusias melihat langsung penerapan ilmu robotika secara nyata. Kila, siswi kelas XII SMA Swasta Xaverius, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan harapan baru bagi siswa di daerah.
“Kami merasa sangat terbantu. Kegiatan ini membuka wawasan bahwa teknologi canggih juga milik kami di kepulauan. Kami berharap PRSI terus mendampingi kami, mungkin melalui pembentukan ekstrakurikuler atau bantuan alat, agar kami siap bersaing di masa depan,” ujar Kila.

Ketua PRSI Sumatera Utara Feriwanto Nainggolan, SE, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang mendukung, mulai dari Kemendikdasmen, Kemendiktisains, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, hingga LLDIKTI Wilayah I.
“Pengembangan teknologi di daerah tidak bisa ditunda. Kami mengajak Pemerintah Daerah untuk lebih aktif berkolaborasi. Sinergi antara pemerintah, sekolah, dan organisasi seperti PRSI sangat krusial untuk menghadirkan pelatihan rutin dan fasilitas yang mumpuni demi mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Feriwanto kepada media pada Senin (06/03/2026)
Sebagai langkah tindak lanjut, PRSI Sumut merumuskan tiga poin strategis bagi kemajuan pendidikan di Nias:
1. Dukungan Kebijakan: Pemda diharapkan memperkuat fasilitas teknologi dan kurikulum berbasis digital di sekolah.
2.Integrasi Kurikulum: Sekolah didorong mulai mengadopsi robotika dan AI sebagai kompetensi pilihan atau ekstrakurikuler.
3.Kolaborasi Akademik: Perguruan tinggi diharapkan aktif melakukan program 'jemput bola' untuk memberikan beasiswa dan pembinaan berkelanjutan bagi talenta berbakat di daerah terpencil.
Melalui PRSI Robotika Tour ke Nias 2026, sebuah langkah awal telah dipijakkan. Kini saatnya bergotong-royong memastikan anak-anak di Kepulauan Nias tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain utama dalam panggung transformasi digital global.
(Kontributor : Novian)








