KORMI Jember Siapkan Kampung Olahraga, IJMC Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda

Jumat, 07/08/2026 - 19:28
Ketua KORMI Jember Tri Basuki

Ketua KORMI Jember Tri Basuki

Klikwarta.com, Jember - Ketua KORMI Jember Tri Basuki menyebut penyelenggaraan International Jember Marching Carnival (IJMC) 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet marching band sejak usia dini.

Menurut Tri, pada hari pertama perlombaan memang masih didominasi babak penyisihan untuk kategori junior. Karena itu, jumlah penonton diperkirakan akan meningkat pada babak semifinal dan final yang digelar Sabtu hingga Minggu, saat persaingan peserta semakin menarik.

"Babak awal ini masih penyisihan untuk menentukan peringkat. Puncak pertandingan ada di semifinal dan final, sehingga kami berharap masyarakat datang dan meramaikan GOR Kaliwates pada akhir pekan," ujarnya di sela IJMC di GOR Kaliwates Jember, Jumat (7/8/2026).

Tri menjelaskan, hasil dari IJMC akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pembinaan bagi atlet marching band di Jember agar siap mengikuti berbagai kejuaraan tingkat regional, nasional, hingga internasional. 

Menurutnya, kesempatan bertanding harus terus diperbanyak agar kemampuan para atlet berkembang.

Selain IJMC, KORMI Jember juga menyiapkan berbagai agenda olahraga masyarakat sebagai wadah pembinaan berkelanjutan. Salah satunya melalui program sertifikasi pelatih dan pengembangan kegiatan olahraga di lingkungan sekolah melalui jalur prestasi.

Tak hanya itu, KORMI Jember juga menggagas pembentukan Kampung Olahraga atau Desa Olahraga sebagai program kerja tahun ini. Satu wilayah akan dijadikan proyek percontohan dengan fokus mengembangkan cabang olahraga tertentu sesuai potensi daerah.

"Harapannya setiap daerah memiliki olahraga unggulan. Setelah satu kampung menjadi percontohan, program ini akan dikembangkan ke desa-desa lain agar budaya olahraga tumbuh dari tingkat paling bawah," kata Tri.

Ia menambahkan, KORMI berperan sebagai pengarah dalam program tersebut, sementara pelaksanaannya membutuhkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Jember. 

Menurutnya, olahraga tradisional yang menjadi ciri khas suatu daerah juga berpeluang dikembangkan selama memenuhi persyaratan dan didukung data dari pemerintah daerah. (Maria) 

Berita Terkait