Komisi I DPRD Trenggalek Kunker di Gunung Kidul 

Rabu, 12/03/2025 - 19:58
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek usai kunker ke Gunung Kidul DIY

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek usai kunker ke Gunung Kidul DIY

Klikwarta.com, Trenggalek – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Selanjutnya, Kunker tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Ketua Komisi I DPRD Trenggalek, Husni Tahir Hamid, saat dikonfirmasi setelah melakukan kunker, "ada beberapa hal yang sangat mungkin bisa diadopsi oleh Kabupaten Trenggalek" ungkapnya , Rabu (12/3/2025)

Pihaknya juga menyampaikan, ada beberapa tempat yang dikunjungi, antara lain di Kecamatan Wonosari, dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Di Kecamatan Wonosari kita belajar bagaimana menjaga kelestarian budaya dan lingkungan hidup. " Jadi kalau ada program dari manapun jika mengganggu ekosistem itu tidak dibenarkan," sambungnya.

Kemudian hasil dari studi tiru di BKD gunung Kidul terkait sistem perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari jumlah 2.000 orang, hanya diambil 400 orang. Hal ini disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Selanjutnya sisanya akan diseleksi lebih lanjut dengan perjanjian yang berbeda dengan yang sudah lolos sebelumnya. " Intinya, disesuaikan dengan formasi yang dibutuhkan dan beban keuangan daerah, " tuturnya.

Lebih lanjut pihaknya menyebutkan ada perbedaan yang cukup signifikan terkait perekrutan PPPK di Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Gunung Kidul.

Kenapa di Kabupaten Trenggalek PPPK direkrut semua tanpa memperhatikan beban keuangan daerah? Kita perlu pertanyakan itu. " Bukankah SDM itu merupakan support untuk pencapaian daerah!,"tagasnya 

Selanjutnya pihaknya meminta Pemkab untuk mengevaluasi kembali tata cara perekrutan PPPK. "Walaupun ada harapan jika beban PPPK menjadi tanggungjawab pusat, " sebutnya.

Dalam hal ini, ada juga hasil studi tiru yang cukup menarik, yakni terkait sistematik talenta, dimana pejabat itu sudah terseleksi sejak awal. Sehingga, talenta yang dimiliki sudah terlihat sejak awal. "Tentu ini sangat bagus untuk diadopsi," pungkasnya.

Pewarta : Hardi Rangga

Berita Terkait