Ketua JPKP DPD Bitung Julius Rolly Hengkengbala (tengah) bersama ketua DPC Girian dan DPC Aertembaga
Klikwarta.com, Bitung - Di Dampingi ketua JPKP DPC Girian dan DPC Aertembaga, Ketua JPKP DPD Bitung, Julius Rolly Hengkengbala mengantar surat cinta (Surat pemberitahuan) ke PDAM duasudara Kota, Senin (20/9/2021).
Kedatangan ketua JPKP DPD Bitung ini di terima oleh manager umum PDAM Kota Bitung.
Adapun maksud dari kedatangan JPKP yaitu untuk mengantar surat pemberitahuan ke PDAM duasudara Kota Bitung terkait dengan adanya salah satu oknum pegawai PDAM yang di duga telah melakukan penipuan terhadap seorang perempuan bernama ident.
Julius kepada awak media mengatakan, hal ini di lakukan Sesuai dengan kronologi dan permohonan pendampingan dari korban ke JPKP DPD Bitung untuk kami menyimpulkan oknum IGJ selaku supervisor storing PDAM kota Bitung telah melakukan penipuan serta dapat di kategorikan dengan jual jabatan di lingkungan PDAM Dua Sudara Bitung. Dengan dasar sebagai berikut :
1. Perjanjian secara lisan dalam pekerjaan perbaikan pipa PDAM yang rusak akibat proyek jalan tol senilai Rp. 336.378.399 pekerjaan telah selesai sejak dua bulan yang lalu tapi uang milik korban tidak di kembalikan
2. Peminjaman uang sebesar Rp. 100.000.000; belum di kembalikan secara keseluruhan
3. Perjanjian akan menjadi pegawai di PDAM dengan posisi jabatan sesuai apa yang di janjikan. Tapi sampai saat ini tidak terealisasi bahkan korban sudah di pecat dari PDAM kota Bitung.
"Maka berdasarkan dengan bukti-bukti serta hasil penelusuran kasus yang telah di lakukan oleh JPKP bersama dengan pihak pihak terkait, maka kami simpulkan oknum pegawai PDAM kota Bitung atas nama IGJ selaku supervisor storing tersebut tidak pantas lagi untuk menjadi bagian atau pekerja dalam lingkungan PDAM kota Bitung, karena atas ulah oknum ini sudah sangat mempermalukan PDAM Kota Bitung pada khususnya pemerintah Kota Bitung pada umumnya,"jelas Julius.
Julius Rolly Hengkengbala juga, meminta kepada walikota Bitung dan wakil walikota Bitung untuk mengambil tindakan tegas terhadap oknum pegawai PDAM tersebut
"Hal ini sudah mencoreng nama baik PDAM Kota Bitung yang di bawah pemerintahan pak walikota Bitung Maurits Mantiri dan wakil walikota Bitung Hengky Honandar ,jadi kami meminta agar oknum tersebut di berikan sanksi tegas,"Pintanya.
Sementara itu, Sampai saat ini PDAM duasudara Kota Bitung sendiri blm bisa memberikan tanggapannya.








