Pembangunan Jalan Produksi di Desa Kuro Tidur
Klikwarta.com, Bengkulu Utara - Pembangunan sarana prasarana dan jalan produksi perkebunan yang berada di Desa Kuro Tidur, Kecamatan Kota Argamakmur, Kabupaten Bengkulu Utara diduga tidak sesuai spesifikasi teknis (spek). Dari pantauan dilapangan, meski sudah serah terima/Profesional Hand Over (PHO) oleh panitia pelaksana jalan produksi kepada Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) banyak ditemukan kejanggalan.
Mulai dari Plat deker pada pondasi tidak diplester dan diduga dikerjakan asal-asalan atau tidak sesuai dengan teknis pekerjaan yang benar. Dilokasi pekerjaan pembangunan juga tak ditemukan papan kegiatan/papan merek pekerjaan.
Salah satu warga inisial HI, saat ditemui dilokasi mengaku tidak mengetahui siapa pelaksana pekerjaan pembangunan sarana prasarana dan jalan produksi perkebunan tersebut.
"Saya gak tahu siapa yang melakukan pekerjaan proyek tersebut", cetusnya santai, Sabtu (26/1).
Saat ditemui, Heri Saipudin ketua kelompok tani Sri Rejeki di Desa Kuro Tidur Kecamatan Kota Argamakmur yang disebut-sebut selaku pelaksana pembangunan sarana prasarana dan Jalan produksi perkebunan tersebut enggan berkomentar. Ia menyarankan untuk langsung bertanya kepada Kepala Desa Kuro Tidur.
"Langsung aja tanya sama kepala Desa Kuro Tidur mas", ujar Heri Saipudin.
Untuk diketahui, pembangunan sarana prasarana dan pembangunan jalan produksi perkebunan yang berada di Desa Kuro Tidur, Kecamatan Kota Argamakmur Kabupaten Bengkulu utara bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkulu Utara tahun anggaran 2018 dengan sumber dana APBD. Dalam pelaksanaannya kelompok tani Sri Rejeki (swakelola) Desa Kuro Tidur dipercaya sebagai pelaksana kegiatan dengan kucuran dana ratusan juta rupiah.
(Suardi)








