Bahas Siskamtibmas dengan Mahasiswa, Kapolres Blitar Kota Ingin Ada Analisa dan Masukan ke Polri

Jumat, 18/02/2022 - 22:03
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono (tengah) Bersama Perwakilan Mahasiswa

Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono (tengah) Bersama Perwakilan Mahasiswa

Klikwarta.com, Blitar - Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Blitar Kota AKBP Argowiyono berharap ada sebuah masukan, saran dan analisa dari mahasiswa kepada institusi Polri terkait peran serta menangani permasalahan terkini di wilayah Blitar khususnya wilayah hukum Polres Blitar Kota. 

Ini dikatakan Argowiyono kepada mahasiswa dari sebuah kampus di Blitar yang tergabung dalam pengurus organisasi mahasiswa dan pengurus BEM, serta sejumlah kampus di Kota Blitar diantaranya GMNI, PMII, HMI, IMM, Stiekes Patria Husada, AKN, Unisba, UNIPA dan UNU, terkait pembahasan Sistem Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Siskamtibmas). 

Ia melanjutkan, beberapa isu terkini yang tengah terjadi di kota dan kabupaten Blitar seperti anjloknya harga telur, penyalahgunaan pupuk bersubsidi, kelangkaan minyak goreng dan perkembangan penanganan Covid-19. Beberapa isu persoalan itu menurutnya cukup membutuhkan masukan dari seluruh elemen temasuk mahasiswa.

"Kami berharap dalam diskusi ke depan, mahasiswa bisa menyampaikan analisa atau masukan kepada Polri," ungkapnya saat dialog dengan beberapa mahasiswa di salah satu cafe di Kota Blitar, Jumat (18/2/2022).

Diakuinya acara dialog bersama mahasiswa ini merupakan kesempatan awal yang telah terjadi. Kedepan, pihaknya berjanji akan melakukan hal yang sama dengan konsep yang berbeda.

"Ini merupakan kegiatan awal kami dan ke depan akan melaksanakan kegiatan lanjutan. Kami mencoba merutinkan kegiatan diskusi seperti ini dengan bentuk bentuk lain," imbuhnya.

Menyinggung isu kelangkaan minyak goreng, sambungnya, polisi terus melakukan pengawasan dan pengecekan terhadap distribusi minyak going subsidi dari pemerintah. Tapi, di lapangan masih ditemukan stok lama minyak goreng dengan harga eceran masih tinggi sekitar Rp 20.000 per liter.

"Kami terus melakukan pengawasan terkait jumlah dan penggunaan minyak goreng. Kami berharap ada informasi dari para mahasiswa jika ada penimbunan minyak goreng. Informasi tersebut sangat berharga bagi kami," ujarnya. 

Soal pandemi Covid-19, Kapolres mengatakan masyarakat diminta tidak boleh terlalu khawatir berlebihan tetapi tetap waspada. Masyarakat diimbau tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. 

Terakhir, Kapolres juga berharap para mahasiswa bisa menjadi agen perubahan untuk mengingatkan kepada teman dan keluarga agar terus taat menerapkan prokes.

 

(Pewarta : Faisal NR)

Berita Terkait