DPRD Trenggalek Sepakati KUA-PPAS 2026

Kamis, 14/08/2025 - 20:33
Serah terima KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.

Serah terima KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.

Klikwarta.com, Trenggalek - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPDR) Kabupaten Trenggalek menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2026 di Gedung Graha Paripurna DPRD setempat, Kamis (14/8/2025).

Selanjutnya hal tersebut terungkap saat DPRD Trenggalek, menggelar sidang paripurna dengan agenda persetujuan KUA-PPAS, Tahun 2026 fokus pembangunan kota atraktif. 

Kemudian dalam hal ini dibenarkan, Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, agenda DPRD Trenggalek hari ini rapat paripurna kesepakatan bersama Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS). "Setelah kita sepakat nanti Pemerintah Daerah membuat rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun 2026," terangnya.

Jadi setelah kesepakatan bersama baru dirancang RAPBD nya. Mudah-mudahan bisa cepat untuk nanti kita bahar rancangan APBD nya. Pendapatan kita Rp. 1 triliun 967 miliar. Sedangkan untuk belanjanya Rp. 2 triliun 3 miliar. Jadi hampir sama dibandingkan dengan tahun 2025. 

Lebih lanjut, strategi kita untuk APBD tahun 2026 ini kita maksimalkan untuk meningkatkan pendapatan, yaitu di gunakan untuk tempat wisata, pembangunan rehabilitasi stadion untuk mendapatkan pendapatan," jadi seperti itu gambarannya," imbuhnya.

Pihaknya menegaskan," Tambahan hutang kita sebesar Rp. 50 miliar, nantinya  Rp. 20 miliar kita gunakan untuk infrastruktur dan yang Rp. 30 miliar untuk meningkatkan fasilitas-fasilitas infrastruktur yang bisa memicu pendapatan," tandasnya.

Dalam hal ini Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan, mengenai fokus pembangunan kota atraktif," judul kita adalah kota atraktif. Jadi peningkatan pendapatan, infrastruktur kita alihkan ke fasilitas-fasilitas yang mendapatkan pendapatan," tuturnya.

Menurutnya, kota atraktif itu artinya adalah bisa meningkatkan pendapatan, bukan hanya pendapatan pemerintah daerah saja, tetapi juga pendapatnnya masyarakat. " Contohnya stadion akan kita perbaiki untuk masyarakat bisa lebih beraktifitas di sana," tandasnya.

Pewarta : Mar'atus

Berita Terkait