Sosialisasi Perundang-undangan Bea Cukai ke 5 Disnaker Kabupaten Blitar
Klikwarta.com, Blitar - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar memberi pelatihan tata boga kepada calon dan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di salah satu hotel di Kabupaten Blitar, Sabtu (6/11/2021).
Pemberian pelatihan ini terkemas pada kegiatan sosialisasi peraturan perundang-undangan tentang Pemberantasan Barang Kena Cukai tahun 2021 angkatan ke- 5.
Sekretaris Disnaker Pemkab Blitar Nanang Adi menjelaskan, selain diberikan pelatihan tata boga peserta juga mendapatkan materi kebeacukaian, perencanaan bisnis, perekonomian, kewirausahaan, pemasaran secara online hingga managemen pemasaran.
Pada pelatihan ini, Nanang menyebut terdapat 20 peserta yang merupakan unsur dari calon dan mantan PMI. Dia juga ingin para peserta itu setelah diberikan pelatihan mampu berkarya dalam berwirausaha untuk menguatkan perekonomiannya untuk Kabupaten Blitar.
"Tujuannya memang seperti itu dalam arti bagaimana kemandirian PMI dalam bidang ekonomi tercapai," ungkapnya.
Terkait sosialisasi peraturan perundang-undangan tentang Pemberantasan Barang Kena Cukai, Nanang menilai itu sebagai bekal pekerja migran yang akan bekerja ke luar negeri dan kembali lagi ke tanah air, menjadi tahu ruang lingkup apa saja yang boleh dan tidak barang-barang yang dibawa.
Kemudian ketergantungan bekerja di luar negeri kata dia turut mendapatkan perhatian pemerintah bagaimana hal itu bisa ditekan. Pemerintah daerah ketika memberikan modal usaha bisa dimanfaatkan PMI untuk berwirausaha sendiri tanpa harus mengandalkan bekerja di luar negeri.
"Banyak sekali PMI kita yang sukses hingga produknya diekspor ke luar negeri. Ini bisa menjadi motivasi PMI lainnya berkarya seperti ini dimana secara tidak langsung mereka ikut memperkuat perekonomian daerah kita," jelasnya.
Dengan demikian, Nanang berharap PMI membuang jauh sifat-sifat konsumtif ketika mendapatkan kesempatan modal usaha. Sebab, modal usaha ini bisa jadi pijakan PMI untuk sukses dalam berwirausaha hingga tercapainya kemandirian ekonomi.
(Pewarta : Faisal NR)








