Pekerja Migran Indonesia (PMI) Kabupaten Blitar Saat Praktek Pembuatan Aneka Olahan Makanan untuk Berwirausaha (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)
Klikwarta.com Blitar - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menegaskan eksistensinya akan tetap berupaya membangun calon dan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) kabupaten Blitar yang memiliki kompetensi tinggi dalam hal kewirausahaan demi menciptakan kemandirian ekonomi.
Sekretaris Disnaker Pemkab Blitar A. Nanang Adi Putranto mengatakan, untuk mewujudkan kemandirian ekonomi para PMI, pemerintah daerah gencar memberikan pembinaan dan pendampingan kewirausahaan. Seperti yang dilakukan Disnaker melalui acara sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal yang di dalamnya ada kegiatan pelatihan pembuatan aneka olahan makanan dan minuman yang kompetitif diperbisniskan dalam pangsa pasar.
Acara itu, dilakukan mulai tanggal 4 hingga 9 Oktober 2021 di salah satu hotel di kabupaten Blitar.
"Langkah-langkah seperti ini bagi PMI untuk menjadi wirausahawan baru di kabupaten Blitar. Sehingga memiliki mindset untuk berwirausaha setelah mendapat modal dari beekerja di luar negeri dan mengembangkan usahanya di negeri sendiri," jelas A. Nanang Adi Putranto merespon kegiatan pengembangan kapasitas PMI itu, Rabu (6/10/2021).
Pemkab Blitar melalui Disnaker, kata dia, berharap setelah selesai adanya acara ini para PMI secara berkelanjutan dan berkesinambungan tetap menerima bimbingan dan pendampingan kewirausahaan dari pemerintah agar tercipta kompetensi dan kemandirian kerja. Kemudian, PMI juga tertanam motivasi dan jiwa kewirausahaan serta memiliki rencana kerja yang jelas, terarah, sehingga mampu bersaing di negara penempatan maupun di negeri sendiri.
"Ini merupakan komitmen kami bersama berkontribusi mensejahterakan masyarakat," ulasnya.
"Tentu kami turut berharap PMI ini saat sudah kembali ke kampung halaman dan sudah punya modal, tidak digunakan untuk hal-hal yang kurang produktif. Tetapi digunakan untuk bisnis atau wirausaha. Seperti buka usaha toko, kerajinan tangan atau hal lain sejenisnya," tambah Kepala Disnaker Pemkab Blitar Mujianto.
(Pewarta : Faisal NR)








