Bupati Diminta Evaluasi Kinerja Plt Kadisdik Tapsel Terkait Anggaran 428 Juta BCKS

Kamis, 26/02/2026 - 20:03
Saparuddin Hasibuan (Pakai Kemeja) Saat Bersama Ketua DPP Prabowo Mania 08, Ahmad Gojali Harahap

Saparuddin Hasibuan (Pakai Kemeja) Saat Bersama Ketua DPP Prabowo Mania 08, Ahmad Gojali Harahap

Klikwarta.com, Tapanuli Selatan - Bupati Gus Irawan Pasaribu diminta evaluasi kinerja Plt Kepala Dinas Pendidikan, terkait Anggaran 428.000.000 Juta Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) dilingkup Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) pada Tahun 2025, yang dipertanyakan publik

Pasalnya anggaran tersebut terkesan efektivitasnya kurang maksimal dalam implementasi untuk memastikan Kepala Sekolah,  siap memimpin sekolah dengan efektif, memastikan apakah pencapaian target program pendidikan, kualitas layanan pendidikan, Pengembangan SDM pendidikan, Manajemen anggaran dan sumber daya, Hubungan dengan stakeholder di Tapsel apakah telah berjalan dengan baik di tahun 2025 yang lewat.

Hal ini ditegaskan Saparuddin Hasibuan Aktivis LSM Gempar dan juga Ketua Prabowo Mania 08 Padangsidimpuan. Menurutnya kinerja Kadisdik dan jajarannya bahkan seluruh kepsek di Tapsel perlu sesegera mungkin di evaluasi.

"Harapanya Pak Gus Irawan supaya mencopot oknum - oknum pejabat di Lingkup Disdik, bilamana ada yang dianggap tidak bekerja secara profesional dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dibawah kepemimpinannya saat ini di Tapsel ", ujar Sapar, Kamis (26/2/2026) saat dimintai tanggapannya.

Menurutnya hal itu berdasarkan, beberapa waktu lalu beredar kabar bahkan pemberitaan disejumlah media online, terkait adanya dugaan pungli terhadap guru honorer di Lingkup Disdik Tapsel, SMP N 1 Sayur Matinggi. Tentu hal ini menyangkut mengenai kepemimpinan Oknum Kepala sekolah yang telah lolos mengikuti pelatihan bakal calon Kepala sekolah.

"Inilah dasar saya mempertanyakan anggaran sebesar 428.000.000 Juta, untuk pelatihan bakal calon kepala sekolah. Anggaran itu tidak sedikit lho. Harusnya berbanding lurus dengan sasarannya untuk menjadikan kepala sekolah yang memiliki kompetensi dan integritas yang baik dalam memimpin dan memanejemen sekolah ", imbuhnya.

Lanjut Sapar menegaskan padahal baru - baru ini Pemkab Tapsel baru saja meraih  yang katanya prestasi yang bersejarah dalam hal predikat kinerja pemerintah, dari Kementerian Pendayagunaan Anparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pemkab Tapsel tahun 2025 naik dari enam tahun terakhir hanya berpredikat CC naik menjadi B.

Pewarta : Bambang Ginting

Berita Terkait