Peserta OSN-K 2026 Tembus 716 Ribu, Partisipasi Murid SD dan SMP Naik 21 dan 15 Persen

Sabtu, 13/06/2026 - 23:57
Peserta OSN-K 2026

Peserta OSN-K 2026

Klikwarta.com, Jakarta, 13 Juni 2026* – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) sukses menyelenggarakan Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) 2026 bagi murid SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat di seluruh Indonesia serta Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN). Ajang ini tidak hanya menjadi wahana pengembangan talenta di bidang sains, riset, dan inovasi, tetapi juga ruang pembentukan karakter, integritas, serta budaya berprestasi sejak usia dini.

Antusiasme peserta pada tahun ini menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Sebanyak 418.918 murid SD/MI/sederajat dari 38 provinsi serta enam SILN di berbagai negara, meningkat 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, jumlah peserta SMP/MTs/sederajat mencapai 297.955 murid atau naik 15 persen dari 2025. Dengan demikian, total peserta OSN-K 2026 menembus lebih dari 716 ribu murid dari berbagai penjuru Indonesia.

Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, satuan pendidikan, dinas pendidikan, pengawas, dan berbagai pihak yang telah mendukung penyelenggaraan OSN-K secara profesional dan berintegritas.

“Peningkatan partisipasi ini menunjukkan semakin tumbuhnya semangat belajar dan kecintaan murid terhadap sains. Kami berharap OSN-K menjadi sarana untuk mengembangkan potensi terbaik peserta didik sekaligus membangun karakter yang jujur, disiplin, dan tangguh,” ujarnya.

Untuk menjaga kualitas dan kredibilitas pelaksanaan, Kemendikdasmen melalui Puspresnas menerapkan sistem pengawasan berlapis yang melibatkan pengawas silang, pemantauan panitia pusat dan daerah, siaran langsung, serta dokumentasi pelaksanaan dari berbagai wilayah, termasuk daerah terdepan, terluar, dan tertinggal. Langkah ini dilakukan guna memastikan proses seleksi berlangsung transparan, akuntabel, dan objektif.

Pelaksanaan OSN-K juga mendapat apresiasi dari berbagai daerah. Sejumlah peserta mengaku bangga dapat mengikuti ajang ini karena tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga melatih kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat berkompetisi secara sehat.

Hasil OSN-K akan menjadi dasar penetapan peserta yang berhak melaju ke Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P). Melalui penyelenggaraan yang inklusif dan berintegritas, Kemendikdasmen terus berkomitmen menghadirkan ekosistem prestasi yang adil dan berkelanjutan, sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi lahirnya generasi unggul Indonesia di bidang riset dan inovasi. (*)

Berita Terkait