Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan 2026 Perkuat Kolaborasi Pelestarian Budaya dan Lingkungan di Jember

Minggu, 12/07/2026 - 14:44
Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan 2026 Perkuat Kolaborasi Pelestarian Budaya dan Lingkungan di Jember

Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan 2026 Perkuat Kolaborasi Pelestarian Budaya dan Lingkungan di Jember

Klikwarta.com, Jember - Komitmen dalam mendorong pelestarian budaya yang selaras dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan terus diperkuat melalui penyelenggaraan Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan 2026 di Taman Nara Bestari, Kecamatan Patrang, Sabtu (11/7/2026). 

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam mengembangkan ekosistem kebudayaan yang berkelanjutan.

Festival tersebut menghadirkan beragam aktivitas, mulai dari pertunjukan seni lintas disiplin, pameran seni rupa, instalasi artistik, teater, tari, musik, hingga karya seni digital yang melibatkan seniman, komunitas budaya, pelajar, akademisi, relawan, dan masyarakat.

Founder Rumah Budaya Nara Bestari, Hadi Poernomo, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan merupakan bagian dari upaya memperkuat pemajuan kebudayaan melalui pendekatan partisipatif. 

Menurutnya, keberhasilan sebuah program kebudayaan tidak hanya diukur dari terselenggaranya kegiatan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat serta keberlanjutan kolaborasi yang terbangun.

Melalui festival ini, berbagai ruang dialog mengenai ekologi budaya berhasil dihadirkan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembinaan bagi seniman dan generasi muda, mendorong lahirnya karya-karya kreatif lintas disiplin, sekaligus memperluas jejaring kerja sama antara komunitas, sanggar seni, akademisi, dan masyarakat.

Mengusung tema "Jember Menyala, Seribu Cahaya", Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Rahayuningsih, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Arief Tyahyono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini memiliki nilai edukatif karena mampu mengajak masyarakat memahami pentingnya menjaga kualitas lingkungan. Keberadaan kunang-kunang merupakan salah satu indikator alami yang menunjukkan ekosistem dalam kondisi baik, sehingga pelestarian habitatnya menjadi tanggung jawab bersama.

Ia berharap semangat yang dibangun melalui Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan dapat terus ditindaklanjuti melalui berbagai gerakan nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan, melestarikan alam, serta memperkuat kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya lokal.

Penyelenggaraan Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan 2026 diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pemajuan kebudayaan berbasis masyarakat sekaligus memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Kabupaten Jember yang berbudaya, lestari, dan berkelanjutan. (Maria) 

Berita Terkait