Warga Meneriaki AHY Saat Berziarah di Makam Sunan Ampel Pada Malam Lailatul Qodar

Sabtu, 23/04/2022 - 12:45
Ribuan warga berdesakan dan berebutan bersalaman dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, Jumat (22/4/2022) malam

Ribuan warga berdesakan dan berebutan bersalaman dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, Jumat (22/4/2022) malam

Klikwarta.com, Jawa Timur - Ribuan warga berdesakan dan berebutan bersalaman dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di sepanjang jalan sempit menuju Makam Sunan Ampel, Surabaya Jumat (22/4/2022) malam. Teriakan menyebut nama AHY, silih berganti.

AHY berziarah tepat pada malam 21 Ramadhan. Mengenakan kemeja hitam berbalut rompi putih, bersarung dan berpeci. Malam 21 Ramdhan juga populer disebut Selikuran. Salah satu malam yang ditunggu, sehingga ribuan peziarah dari Surabaya dan sekitarnya berduyun-duyun memenuhi kompleks Makam dan Masjid Agung Sunan Ampel.

AHY dengan sabar dan tersenyum, menyalami warga dan melayani permintaan pengunjung untuk swafoto. Seketika ada saja yang berteriak, "AHY Presiden!". AHY hanya tersenyum dan mohon doa yang terbaik.

Jarak 250 meter dari mulut jalan Ampel Masjid ke lokasi makam harus ditempuh lebih dari 30 menit karena dipadati masyarakat. Tampak, AHY didampingi Wagub Emil Dardak yang sore harinya baru saja dilantik sebagai Ketua DPD PD Jatim, menggantikan Soekarwo, mantan Gubernur Jatim dua periode.

AHY disambut lima Takmir Masjid Agung Sunan Ampel, yang rata-rata berusia 30-an tahun. Mereka merupakan keturunan generasi ke-16 dari keluarga masing-masing yang diberi amanah untuk mengurus Masjid bersejarah itu.

Di makam, para Takmir Masjid bergantian memimpin zikir dan doa bagi Mbah Sunan Ampel serta para Kyai yang sudah mendahului. Makam Sunan Ampel ini baru dipugar tahun lalu, mengingat usianya yang sudah 545 tahun.

Usai ziarah, AHY menyerahkan 500 paket sembako kepada para sukarelawan pengurus Masjid maupun warga setempat yang membutuhkan. Selain itu, 1.000 kotak makanan sahur juga diberikan kepada para peziarah.

“Saya dan teman-teman Partai Demokrat ingin sedikit memberikan sembako. Mudah-mudahan diterima walaupun tidak seberapa, tapi mudah-mudahan bermanfaat", kata AHY.

AHY dan rombongan kecil kemudian dijamu makanan khas kawasan Ampel, seperti nasi Mandhi, teh Adeni, gulai Kambing dan lain-lain, sambil duduk lesehan.

Para Takmir Masjid dengan antusias mendengarkan pengalaman AHY melakukan gerilya Nusantara untuk menyerap aspirasi rakyat dan rencananya ke depan.

"Saya melanjutkan tradisi Pak SBY untuk melakukan Safari Ramadhan, berziarah, dan bersilaturahmi ke para Kyai serta pondok-pondok pesantren", kata AHY sambil menikmati hidangan.

"Selama perjalanan ini, kami juga mendengarkan aspirasi rakyat dan memperjuangkannya melalui para Kepala Daerah maupun anggota Dewan dari Demokrat", ujarnya.

Selewat tengah malam, AHY mohon diri karena masih akan melanjutkan perjalanan ke Lumajang, Jember hingga berakhir di Banyuwangi.

Selain Wagub Emil Dardak, AHY juga didampingi Sekjen Teuku Riefky Harsya, Bendum Renville Antonio, Sekretaris DPD Reno Zulkarnain, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Surabaya Moh. Machmud dan sejumlah anggota DPRD lainnya, serta Kepala Departemen Agama dan Sosial Munawar Fuad Noeh.(*)

Berita Terkait