Pabung Gumas Ikut Mendengarkan Pengarahan Presiden Jokowi Secara Virtual

Selasa, 08/02/2022 - 08:59
Pabung Gumas Kodim 1016/Palangka Raya Mayor Inf Idham Khalid, S.Ag, bersama unsur Forkopimda Kabupaten Gunung Mas menghadiri Vicon bersama Presiden RI

Pabung Gumas Kodim 1016/Palangka Raya Mayor Inf Idham Khalid, S.Ag, bersama unsur Forkopimda Kabupaten Gunung Mas menghadiri Vicon bersama Presiden RI

Klikwarta.com, Gunung Mas - Pabung Gumas Kodim 1016/Palangka Raya Mayor Inf Idham Khalid, S.Ag, bersama unsur Forkopimda Kabupaten Gunung Mas menghadiri Video Conference (Vicon) bersama Presiden RI Ir. Joko Widodo, bertempat di Ruang Rapat LT. 1 Kantor Bupati Gumas, Jalan Diponegoro, Nomor 02, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gumas, Senin (7/2/2022).

Vicon diikuti oleh Para Menteri, Gubernur, para Pangdam, para Kapolda, Danrem, para Dandim, para Kapolres, Wali Kota dan Bupati se-tanah air, guna membahas penanganan kasus Covid-19 varian Omicron di wilayah Indonesia.

Presiden Joko Widodo, menekankan agar penanganan varian Omicron ini ditangani dengan manajemen yang lebih baik dari penanganan varian sebelumnya.

"Kita ingin menangani varian Omicron dengan manajemen yang lebih baik dari varian Delta, varian Omicron di Indonesia saat ini 93 % berada di Jawa dan Bali, tetapi tingkat rawat dan kematian masih rendah”, ujar Jokowi.

Presiden mengimbau agar berhati-hati terhadap varian Omicron. Peningkatan kasus terjadi di Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI dan Banten, tetapi kematian masih rendah dan hospitalisasi masih cukup.

"Kasus ini juga terjadi di Bali dan terus meningkat, hospitalisasi juga tinggi, seperti kasus varian Delta yg terjadi bergelombang dalam rentang 2-3 minggu kemudian berkurang. Diharapkan pada penanganannya harus disiapkan dengan baik untuk menghadapi varian Omicron ini”, jelasnya.

Presiden mengimbau untuk disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan, terutama dalam penggunaan masker dan percepatan Vaksinasi, Di samping itu, semua rumah sakit agar dicek kembali terkait dengan kesiapan obat-obatan, alat kesehatan, serta berkoordinasi dengan Kemenkes.

Sementara itu, Dandim 1016/Plk melalui Pabung Mayor Inf Idham Khalid, S.Ag mengatakan, sesuai arahan Presiden, untuk menghambat penyebaran varian Omicron ini adalah vaksinasi dan penegakan protokol kesehatan secara ketat di tiap wilayah.

"Sekarang omicron semakin berkembang di beberapa negara termasuk Indonesia, varian baru yang beberapa waktu belakangan semakin meresahkan. Kita tetap taat dan prokes jangan sampai lengah", kata Pabung.

Pada intinya Presiden memberikan penegasan umum bahwa varian baru omicron harus benar-benar diwaspadai. Kuncinya hanya dengan mengoptimalkan percepatan vaksinasi yang diikuti dengan penerapan protokol kesehatan secara menyeluruh, pungkasnya.

Pendim 1016/Plk

Berita Terkait