Musywil IPM Jateng 2026 Resmi Dibuka, Ribuan Pelajar Muhammadiyah Padati Alun-alun Karanganyar

Kamis, 23/07/2026 - 18:37
Pembukaan Musywil PW IPM Jawa Tengah, di Alun-alun Karanganyar pada Kamis (23/7/2026)

Pembukaan Musywil PW IPM Jawa Tengah, di Alun-alun Karanganyar pada Kamis (23/7/2026)

Klikwarta.com, Karanganyar -0 Kabupaten Karanganyar resmi menjadi pusat perhatian gerakan pelajar se-Jawa Tengah. Musyawarah Wilayah (Musywil) Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah Tahun 2026 sukses dibuka di Alun-alun Karanganyar pada Kamis (23/7/2026).

Forum strategis ini mengusung tema "Arah Baru IPM Jateng: Hamemayu Hayuning Bawana, Hamemangun Karya" dengan fokus mendorong "Resonansi Algoritma Pelajar Muhammadiyah Berdampak". Tak kurang dari 700 peserta tetap dan lebih dari 7.000 peserta penggembira dari seluruh penjuru Jawa Tengah memadati lokasi acara.

Acara dibuka secara simbolis melalui pelepasan balon ke udara oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, Bupati Karanganyar Rober Christanto, Ketua PWM Jawa Tengah Prof. Dr. H. Zakiyuddin Baidhawy, Ketua PW IPM Jateng Daei Aljanni, serta Ketua Umum PP IPM Dany Rahmat Muharram.

Dalam pesannya, jajaran pimpinan Muhammadiyah menegaskan pentingnya melahirkan generasi pelajar yang unggul secara intelektual, berkarakter kuat, dan tanggap terhadap kemajuan teknologi tanpa melepaskan akar nilai keislaman serta kebangsaan.

"Musywil ini menjadi momentum penting untuk merumuskan arah gerakan pelajar yang adaptif, inovatif, dan memberi manfaat nyata bagi pembangunan bangsa."
ungkapnya.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menyambut hangat kehadiran ribuan kader muda ini. Kehadiran Pemkab Karanganyar dalam gelaran ini menjadi bentuk komitmen nyata dalam mendukung penguatan kapasitas serta karakter kepemimpinan generasi muda.

Selain menjadi ajang pergantian kepemimpinan dan perumusan program kerja strategis, perhelatan Musywil 2026 ini kian mempertegas posisi Karanganyar sebagai daerah yang ramah terhadap pengembangan pemuda dan pendidikan karakter.

"Diharapkan, kolaborasi lintas sektor yang terbangun selama Musywil mampu mencetak sumber daya manusia unggul guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045," ucap Rober.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait