Pangdam Hasanuddin Turun Langsung Dengarkan Warga, Stabilitas dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas

Selasa, 16/06/2026 - 18:13
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko didampingi Dandim 1408/Makassar Kolonel Kav Ino Dwi Setyo Darmawan melaksanakan kegiatan ngopi dan dialog santai bersama sejumlah masyarakat di Warung Kopi (Warkop) Ko Heng, Jl. Gunung Latimojong, Kota Makassar

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko didampingi Dandim 1408/Makassar Kolonel Kav Ino Dwi Setyo Darmawan melaksanakan kegiatan ngopi dan dialog santai bersama sejumlah masyarakat di Warung Kopi (Warkop) Ko Heng, Jl. Gunung Latimojong, Kota Makassar

Klikwarta.com, Makassar - Di sela kesibukannya menjalankan tugas, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko didampingi Dandim 1408/Makassar Kolonel Kav Ino Dwi Setyo Darmawan melaksanakan kegiatan ngopi dan dialog santai bersama sejumlah masyarakat di Warung Kopi (Warkop) Ko Heng, Jl. Gunung Latimojong, Kota Makassar, Senin (15/6/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah  awak media. Melalui momentum ini, selain ajang mempererat silaturahmi dengan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Dalam dialog santai yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh keakraban, berbagai isu strategis yang berkembang di Sulawesi Selatan turut dibahas.

Diantaranya terkait aksi ujuk rasa yang akhir-akhir ini terjadi, Abituren Akmil 1992 ini menyatakan kesiapan jajarannya untuk bersinergi jika kepolisian meminta bantuan pengamanan dan pengawalan aksi unjuk rasa khususnya di wilayah Provinsi Sulsel dan Sultra. Ia berharap kelompok yang melakukan aksi unjuk rasa agar tidak melakukan tindakan yang anarkis.

Selain itu, isu yang mendapat perhatian adalah kondisi banjir yang kerap melanda beberapa wilayah Kabupaten Luwu Utara akibat jebolnya tanggul Sungai Rongkong beberapa waktu lalu, dan selalu menghantui warga ketika terjadi cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan.

Menanggapi hal tersebut, Mayjen TNI Bangun Nawoko menjelaskan bahwa Kodam XIV/Hsn bersama Pemprov Sulawesi Selatan telah mengambil langkah konkret untuk membantu mengatasi permasalahan banjir.

“Kita sudah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Gubernur Sulawesi Selatan. Jadi Kita akan membangun tanggul sepanjang 200 meter,” ungkap Pangdam.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan peninjauan dan mempelajari kondisi di lapangan guna memastikan langkah-langkah yang diambil benar-benar efektif dan tepat sasaran dalam mengurangi risiko bencana banjir serta melindungi masyarakat. (**) 

Berita Terkait