Rokok Madura Siap Menaklukkan Pasar Internasional

Minggu, 01/03/2026 - 03:26
HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, atau Gus Lilur saat berdiskusi intensif di Pamekasan, Sabtu (28/02/2026).

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, atau Gus Lilur saat berdiskusi intensif di Pamekasan, Sabtu (28/02/2026).

Klikwarta.com, Pamekasan - Industri hasil tembakau di Pulau Garam mulai menunjukkan taringnya di kancah internasional. Meski ribuan pabrik rokok menjamur di Madura, hanya segelintir pelaku usaha yang mampu menembus ketatnya regulasi pasar global secara legal.

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, atau Gus Lilur, pemilik brand Rokok Bintang Sembilan, tengah merancang peta jalan untuk menjadikan produk tembakau Madura sebagai pemain utama di level regional. Ia bertemu langsung dengan sang pionir ekspor yang sukses mengirimkan produknya ke Asia dan Eropa.

"Saya belajar banyak mengenai seluk-beluk tembakau, racikan saus, hingga manajemen pabrik yang memenuhi standar ekspor," ujar Gus Lilur usai berdiskusi intensif di Pamekasan, Sabtu (28/02/2026).

Gus Lilur mengungkapkan ambisi besarnya untuk mencetak sejarah baru dan membangun ekosistem bisnis rokok terbesar di Asia. "Banyak pabrik di Madura, tapi sangat sedikit yang punya nyali dan akses untuk menembus pasar ekspor. Padahal, potensi kita sangat besar," tambahnya.

Sang mentor terkejut mengetahui Gus Lilur telah membangun jaringan distribusi yang kuat di sembilan negara Asia. Pertemuan tersebut berakhir dengan kesepakatan kerja sama strategis untuk mempercepat penetrasi produk rokok lokal ke luar negeri.

Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak nilai tambah tembakau Madura dan meningkatkan kesejahteraan petani serta buruh pabrik. Dengan jalur legal yang sudah terbuka, rokok Madura kini bersiap menanggalkan citra sebagai produk kelas dua dan bertransformasi menjadi komoditas ekspor unggulan.

Pewarta: Supra

Tags

Berita Terkait