Miris, Gara-gara Kritisi Gubernur Khofifah, Fraksi Gerindra Rotasi Anggota

Selasa, 01/03/2022 - 16:11
Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad

Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad

Klikwarta.com, Surabaya - Sungguh memilukan nasib beberapa anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim. Hanya gara-gara sering mengkritisi Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Fraksi Gerindra merotasi anggota. Padahal Fraksi Partai Gerindra merupakan oposisi dari Pasangan Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak. 

Mengingat pada Pilgub 2018, Partai Gerindra bersama PDIP, PKS dan PKB mengusung pasangan cagub Saifullah Yusuf dan cawagub Puti Guntur Soekarno.

Rotasi dilakukan kepada anggota yang duduk di Badan Anggaran (Banggar), Banmus dan Komisi yang selama ini kritis dengan eksekutif tiba-tiba dipindah. Salah satunya, M Rofik anggota yang baru tiga bulan duduk di Banggar DPRD direposisi ke Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bapemperda).

Kemudian Wakil Ketua Komisi A Hadi Dedyansah yang dikenal vokal dan kritis terhadap Pemprov Jatim, mendadak digeser menjadi anggota biasa di Komisi E.

Perubahan juga menimpa Ahmad Hadinudin anggota Komisi E tiba-tiba dipindah ke Komisi A, dan posisinya di Banggar digeser ke Bapemperda.

Perubahan susunan alat kelengkapan Dewan dari Fraksi Partai Gerindra ini berdasarkan surat bernomor 058/FP.Gerindra/DPRD Jatim/II/2022 yang ditandatangani Ketua Fraksi Gerindra Muhammad Fawait.

Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad membenarkan pergeseran susuan alat kelengkapan DPRD Jatim tersebut. Sadad menolak pergeseran terkait pernyataan kritis anggota Fraksi Gerindra terhadap eksekutif. 

"Bukannya semua sudah waktunya? kan sesuai tatib pergantian setiap 2.5 tahun", ujar Sadad, Selasa (1/3/2022).

Sadad mengaku sebelum perubahan ini dilakukan, ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim M. Fawait sudah berkoordinasi.

"Sudah berkonsultasi dengan Ketua DPD", tegasnya mengakhiri. (*)

Berita Terkait