PT Pelni Kembali Umumkan Program Stimulus Ekonomi Diskon Transportasi Tiket Kapal Laut Pelni

Jumat, 20/02/2026 - 23:39
Program Stimulus Ekonomi Diskon Transportasi Tiket Kapal Laut Pelni.

Program Stimulus Ekonomi Diskon Transportasi Tiket Kapal Laut Pelni.

Bitung, Klikwarta.com - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan bersama PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) kembali memberikan kabar baik bagi masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran Idhul Fitri.

Dimana kabar gembira ini, Pemerintah kembali menghadirkan program stimulus ekonomi diskon potongan 30 persen untuk pembelian tiket kapal Pelni. Program Diskon Transportasi Tiket Kapal PELNI ini resmi berlaku untuk periode keberangkatan mulai 11 Maret 2026 hingga 5 April 2026.

Artinya, masyarakat yang berencana bepergian di rentang tanggal tersebut bisa menikmati potongan harga tiket, asalkan tidak dadakan pesan di luar jadwal. Karena kalau berangkat sebelum atau sesudah tanggal itu, diskonnya belum berlaku.

Adapun ketentuan bagi calon penumpang sebagai berikut :

- Diskon berlaku untuk keberangkatan 11 Maret – 5 April 2026.
- Tidak berlaku untuk perjalanan sebelum 11 Maret maupun setelah 5 April 2026.
- Potongan harga hanya berlaku untuk tiket kelas ekonomi di seluruh trayek kapal penumpang.
- Besaran diskon mencapai 30 persen dari tarif dasar, belum termasuk asuransi dan pas masuk pelabuhan.
- Penumpang wajib melakukan perjalanan sesuai identitas pada tiket.
- Jika kuota diskon habis sebelum 5 April 2026, maka pembelian berikutnya kembali ke tarif normal.
- Pembelian tiket dilakukan melalui aplikasi PELNI Mobile atau kanal resmi PELNI.

Kepala Cabang Pelni Bitung, Juni Samsudin menghimbau masyarakat supaya melaporkan apabila menemukan penyalahgunaan program diskon ini.

Selain itu ia mengingatkan,  masyarakat agar segera melakukan pemesanan lebih awal, karena pengalaman sebelumnya menunjukkan tiket promo  habis lebih cepat daripada biasanya.

‎"Program diskon ini merupakan upaya bersama agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan biaya lebih hemat tanpa mengurangi aspek keselamatan dan kenyamanan layanan," ujarnya. Jumat, (20/2/26). (*)

Tags

Berita Terkait