Sumber foto: pinterest.com
Oleh : Fahrisa Husna
Klikwarta.com - Sebelum maraknya ritel modern dan pasar daring seperti sekarang, dahulu orang lebih memilih pergi ke pasar tradisional. Pasar tradisional merupakan tempat dimana proses jual beli terjadi, antara penjual dan pembeli bertemu, melakukan transaksi seperti tawar-menawar secara langsung. Namun, seiring perkembangan zaman, saat ini pasar tradisional sudah banyak ditinggalkan orang, mengapa demikian?
Ketika membayangkan pasar tradisional, yang terbayang sudah pasti suatu tempat yang ramai, kotor, bau, becek, dan seluruh stigma negatif lainnya. Stigma ini lah yang membuat masyarakat modern cenderung meninggalkan pasar tradisional, dan condong untuk berbelanja di pasar daring atau ritel modern.
Alasan yang kedua yaitu barang yang ditawarkan pada ritel modern dan pasar daring jauh lebih inovatif ketimbang pasar tradisional. Kurangnya inovatif dalam pengadaan barang, membuat pasar tradisional terkesan monoton dan tidak berkembang. Sehingga kalah saing dengan ritel modern.
Yang ketiga, sebagian besar harga barang di pasar tradisional tidak memiliki standar, harga hanya didasarkan pada hasil tawar-menawar penjual dengan pembeli. Faktor ini pula yang membuat masyarakat malas untuk berbelanja di pasar tradisional.
Terakhir, pasar tradisional merupakan tempat maraknya tindak kriminalitas terjadi. Bukan hanya mewadahi kegiatan jual beli, pasar tradisional juga menjadi wadah para penjahat menjalankan aksi kriminalnya. Copet, pencuri, dan jambret bukan lagi hal asing yang dapat kita temukan dalam pasar tradisional.
Namun, pada dasarnya ada usaha-usaha yang mampu dilakukan demi meningkatkan eksistensi pasar tradisional, terkhusus di zaman modern seperti saat ini. Pasar tradisional merupakan cerminan dari keberadaan kehidupan sosial dalam wilayah tertentu. Pasar tradisional mampu dimanfaatkan menjadi pusat kebudayaan di suatu wilayah. Pada pasar tradisional, berbagai macam ekspresi perilaku dan nilai sosial kebudayaan terekspresi di dalamnya.
Selain itu, pasar tradisional dapat mengadopsi teknologi modern agar bisa bertahan di tengah gempuran perkembangan teknologi, seperti pemasangan CCTV, agar pelaku tindak kriminal merasa takut ketika menjalankan aksinya.
Pemerintah juga sebaiknya turut mengimplementasikan secara gamblang kebijakan pro pasar tradisional. Hal ini mengingat karena banyaknya masyarakat yang mendapat penghasilan dari eksistensi pasar tradisional.








