Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tulungagung Gencar Lakukan Vaksinasi PMK

Kamis, 22/06/2023 - 19:47
Giat vaksinasi PMK  dari tim Vaksinator Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung

Giat vaksinasi PMK dari tim Vaksinator Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung

Klikwarta.com, Tulungagung - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tulungagung hingga saat ini masih terus melakukan giat vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan LSD terhadap hewan ternak yang ada di Kabupaten Tulungagung.

Sampai saat ini penyakit mulut dan kuku (PMK) dalam status terkendali, meskipun masih ada laporan kejadian PMK namun sifatnya sporadis dan segera bisa disembuhkan dengan pengobatan, tutur Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung Ir. Mulyanto,SPT. MM melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan Drh. Tutus Sumariyani MM, Kamis (22/6/2023).

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Tutus menjelaskan, dalam rangka pengendalian dan penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Tulungagung, selain pengobatan ternak yg terindikasi PMK juga terus dilaksanakan giat vaksinasi PMK di 19 kecamatan di Kabupaten Tulungagung.

"Adapun jenis ternak yang menjadi sasaran vaksinasi PMK adalah ternak sapi, kerbau, kambing, domba serta babi," ucapnya.

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Tulungagung saat ini dalam status terkendali, meskipun masih ada laporan kejadian PMK namun sifatnya sporadis dan segera bisa disembuhkan dengan pengobatan.

Terkendalinya Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK) di Kabupaten Tulungagung dikarenakan capaian vaksinasi PMK yang cukup tinggi, dan sudah mencapai vaksinasi tahap booster (vaksin ketiga). Sehingga hampir 80 persen ternak rentan PMK di Kabupaten Tulungagung sudah mendapat kekebalan terhadap Virus penyebab PMK.

Giat vaksinasi PMK dilaksanakan oleh Tim Vaksinator dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung yang terdiri dari seluruh Petugas yang ada di 7 Wilayah Kerja Puskeswan.

Tujuh wilayah yaitu, Puskeswan Kedungwaru, Puskeswan Sendang, Puskeswan Ngunut, Puskeswan Rejotangan, Puskeswan Campurdarat, Puskeswan Kalidawir dan Puskeswan Besuki.

Sampai dengan bulan Juni 2023 capaian vaksinasi PMK tahun 2023 sudah mencapai 203.318 ekor. Termasuk sapi, kerbau, kambing, domba, dan babi).

Selanjutnya Tutus juga menjelaskan, bahwa penyebaran vaksin dilakukan secara bertahap dengan melakukan pemetaan disetiap wilayah dengan tingkat populasi terbanyak.

"Vaksin PMK diberikan kepada hewan yang masih sehat dan belum terkena virus PMK, hal ini dikarenakan kalau hewan yang sudah terkena virus PMK maka sudah terbentuk antibodi didalam tubuhnya," pungkasnya.
(TOP)

Berita Terkait