Kecelakaan Laut di Pantai Modangan Malang: 1 Tewas, 2 Hilang, 1 Selamat

Senin, 13/10/2025 - 01:23
Proses evakuasi korban

Proses evakuasi korban

Klikwarta.com, Malang – Kecelakaan laut terjadi di Pantai Modangan, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Minggu (12/10/2025) pagi. Dalam insiden ini, satu orang tewas, dua orang dinyatakan hilang, dan satu orang berhasil selamat.

Keempat korban diketahui merupakan wisatawan asal Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya yang datang ke Pantai Modangan dalam rangka liburan bersama.

Berdasarkan data yang dihimpun, berikut identitas para korban:

1.Renaldy Hidayat (23), warga Jalan Botoh Putih Gang 1 No. 35 – Ditemukan meninggal dunia.

2.M.Rafi Naofal (26), warga Jalan Botoh Putih Gang 2 No. 43 – Masih dalam pencarian.

3.Muhamad Mahin (18), warga Jalan Botoh Putih Gang 2 – Masih dalam pencarian.

4.Muhammad Zulfikar Maulana (23), warga Jalan Botoh Putih Butulan No. 7 –ditemukan masih Selamat.

Peristiwa bermula saat 26 anggota Karang Taruna RW 8 Kelurahan Simolawang tiba di Pantai Modangan sekitar pukul 04.00 WIB untuk kegiatan rekreasi, setelah sebelumnya menjadi panitia perayaan HUT RI ke-80.

Setelah mendirikan tenda di tepi pantai, sebagian dari rombongan melakukan aktivitas bebas.setelah itu 12 orang pemuda diketahui mandi di laut meskipun telah diberikan peringatan oleh petugas wisata.

Sekitar 20 menit kemudian, tiga orang terseret ombak ke tengah laut. Seorang lainnya mencoba memberi pertolongan, namun ikut terseret. Satu korban berhasil diselamatkan nelayan dalam kondisi hidup, yakni Muhammad Zulfikar Maulana.

Karyawan wisata Pantai Modangan, Supadi, langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Sumberoto, Budi Utomo, yang kemudian melapor ke Polsek Donomulyo.

Petugas dari Polsek Donomulyo, Koramil Donomulyo, bersama timsar dan nelayan lokal langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Sekitar pukul 10.00 WIB, salah satu korban, Renaldy Hidayat, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, terjepit di antara karang.Jenazah korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Donomulyo.

Kepala Desa Sumberoto, Budi Utomo, membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Kami sudah sering menghimbau agar wisatawan tidak mandi di laut karena ombaknya besar dan ganas. Bahkan sudah ada papan peringatan. Tapi ya bagaimana lagi, ini namanya juga musibah," ujarnya saat dikonfirmasi.

Beberapa saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut di antaranya adalah: Mutiara Faradila, Muhammad Krisnajaya, Daffa.Ketiganya merupakan warga Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya.

Dua korban yang hilang, yakni M. Rafi Naofal dan Muhamad Mahin, masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan dari Polsek Donomulyo, Koramil, petugas pantai, dan nelayan setempat.

(Pewarta: Edy)

Berita Terkait