Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., memimpin Apel Komandan Satuan (AKS) TNI AU 2025 yang berlangsung di GSG Suharnoko Harbani, Mabesau Cilangkap, Jakarta
Klikwarta.com, Madiun - Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., memimpin Apel Komandan Satuan (AKS) TNI AU 2025 yang berlangsung di GSG Suharnoko Harbani, Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (25/11/2025). Kegiatan strategis tahunan ini menjadi wadah konsolidasi para Komandan Satuan untuk memastikan arah pembinaan satuan selaras dengan kebijakan dan prioritas pembangunan TNI Angkatan Udara.
Komandan Depohar 80, Kolonel Tek Jarot Sudarwanto, S.E., M.M., bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9 Depohar 80 Gabungan Koharmatau, Ny. Irma Jarot Sudarwanto, hadir langsung mengikuti rangkaian kegiatan. Tahun ini, AKS 2025 mengusung tema “Validasi Organisasi sebagai Momentum Penguatan Sinergi dan Kolaborasi Antar Satuan Menuju TNI AU yang Lebih AMPUH.” Tema tersebut mencerminkan komitmen TNI AU dalam membangun struktur organisasi yang lebih responsif dan adaptif.
Dalam kesempatan tersebut, Kasau memberikan apresiasi dan penghargaan khusus kepada sejumlah Komandan Satuan yang dinilai berprestasi dalam meningkatkan kesiapan operasional satuannya. Salah satu apresiasi tertinggi diberikan kepada Komandan Depohar 80, atas inovasi strategis menghadirkan dukungan banharlap smokewider pada pesawat F-16 dan T-50i, yang dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi efektivitas pemeliharaan alutsista.
Kasau menegaskan bahwa seorang Dansat harus memiliki fondasi moral yang kuat melalui kualitas keimanan dan ketakwaan, karena hal tersebut menjadi pilar integritas dalam memimpin satuan. Tidak hanya itu, para Dansat juga dituntut untuk adaptif terhadap dinamika yang terus berubah serta memastikan satuan mampu mengikuti kebijakan validasi organisasi yang terus diperbarui demi meningkatkan kinerja satuan.
Selain itu, Kasau juga menekankan pentingnya menumbuhkan rasa memiliki terhadap satuan sebagai energi positif dalam membangun lingkungan kerja yang solid, efektif, dan berdaya saing. Ia kembali mengingatkan lima program prioritas TNI AU, mulai dari modernisasi alpalhankam, validasi organisasi, penguatan sistem perangkat lunak, hingga peningkatan kualitas SDM yang mampu mengawal kebijakan nasional dengan kompetensi unggul.
Kegiatan AKS 2025 tambah berwarna dengan hadirnya sejumlah narasumber strategis, di antaranya Irjenau Marsdya TNI Dr. Arif Mustofa, M.M., CGRE., Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo, S.I.P., dan Asrena Kasau Marsda TNI Ian Fuady. Mereka memaparkan materi penting terkait validasi organisasi hingga rencana kedatangan alutsista pertahanan dan keamanan (alpalhankam) baru yang akan memperkuat struktur kekuatan udara nasional.
Dengan rangkaian materi dan pembahasan yang komprehensif, AKS 2025 diharapkan mampu menjadi momentum penguatan profesionalisme para Komandan Satuan. Kegiatan ini sekaligus meneguhkan komitmen TNI AU dalam membangun organisasi yang semakin AMPUH—Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis—guna menjawab tantangan pertahanan udara masa depan. (****)








