Hasil Seleksi Administrasi Dari 86 Calon Pra Bintara Noken Putra Asli Resmi Diumumkan Polres Raja Ampat

Kamis, 27/02/2020 - 03:29
Hasil Seleksi Administrasi Dari 86 Calon Pra Bintara Noken Putra Asli Resmi Diumumkan Polres Raja Ampat

Hasil Seleksi Administrasi Dari 86 Calon Pra Bintara Noken Putra Asli Resmi Diumumkan Polres Raja Ampat

Klikwarta.com, Raja Ampat Papua Barat - Polres Raja Ampat mengumumkan hasil kelulusan administrasi Pra Bintara Noken Putra Daerah Asli Raja Ampat, dari 86 peserta yang ikut Seleksi hanya 66 peserta yang lolos.

Pengumuman kelulusan berdasarkan SK Polres nomor: Kep/03/II/2020 tertanggal 26 Februari 2020 tentang hasil kelulusan Administrasi Rekrutmen Pra Bintara Noken Polri khusus Pria.

"Sebanyak 86 calon peserta mengikuti seleksi administrasi Pra Bintara Noken putra asli daerah Raja Ampat. Namun yang lolos hanya 66 dan tidak lolos 20 orang," ungkap Kabag Sumda Polres Raja Ampat, AKP Sugiarto , Rabu 26/02/2020 sore tadi.

Terkait peserta yang lolos, AKP. Sugiarto menjelaskan bahwa tahapan selanjutnya akan mengikuti tes pemeriksaan kesehatan tingkat awal dan peserta Putra Asli Raja Ampat rencananya dilakukan di kota Sorong itu yang di sampaikan oleh Panda Polda Manokwari Provinsi Papua Barat.

"Tapi itu belum final, karena kemarin yang di sampaikan, kalau memang memungkinkan  di daerah masing-masing yang ada dokter atau tenaga medis bisa tes kesehatan tingkat awal di masing-masing daerah," jelasnya.

Setelah itu tes tahap kedua akan dilakukan di Polda Papua Barat di Manokwari.

"Untuk kuota penerimaan Bintara Noken Wilayah Papua Barat 126 anggota Bintara diikuti oleh 10 Polres," terangnya

Selain itu Kabag Sumda AKP. Sugiarto mengungkapkan, peserta yang tidak lolos karena kekurangan administrasi, di antaranya adalah Ijazah yang cacat dan juga penulisan nama yang tidak sesuai.

"Mereka tidak berusaha untuk melengkapi surat keterangan dan akhirnya kami mengambil kesimpulan bahwa Ijazah itu tidak sesuai dengan nama peserta saat regestrasi," katanya.

AKP. Sugiarto juga menjelaskan Semestinya harus minta surat keterangan dari Kepala Sekolah yang menerangkan bahwa Ijazah itu terjadi kesalahan penulisan nama.

Ia juga mengatakan peserta yang belum lolos itu masih ada kesempatan jika umurnya masih memungkinkan.

"Jadi yang ingin menjadi Polri itu masih ada kesempatan, sehingga diharapkan untuk melengkapi administrasinya karena pada bulan Maret ini akan ada penerimaan Bintara Polri, tapi bukan khusus putra asli akan tetapi Bintara Polri reguler artinya pendatang juga bisa ikut  begitu juga Putra Daerah “ Ujarnya.

"Ada juga peserta yang tidak lolos karena tubuh (badan) tidak ideal, rumus ideal jika tinggi badan 167 maka berat badan harus 57 cm, nomalnya berarti berat badan ditamba 5 berarti 62 atau 57 dikurangi 5 berarti 52 itu masuk kategori normal," tutupnya. (Pewarta : Mustajib)

Berita Terkait