Hak Jawab, Orang Tua Ed Klarifikasi Soal Anaknya

Selasa, 14/01/2020 - 18:55
Jo orang tua Ed

Jo orang tua Ed

Klikwarta.com, Tanggamus – Jo (65) membantah keras anaknya Ed (34) yang merupakan salah seorang calon kepala pekon Pekon Kalisari Kecamatan Wonosobo mengalami depresi.

Hal itu diutarakan Joko, dalam hak jawabnya atas pemberitaan media berjudul “Pasutri Ditemukan Bersimbah Darah di Wonosobo, Tanggamus,”

Menurutnya Jo memang benar terjadinya peristiwa anaknya (Ed) melukai dirinya sendiri serta istrinya In, yang hendak menolongnya, kejadiannya di dalam kamar rumahnya, Senin (13/1/20) pagi.

Atas peristiwa tersebut Ed menderita 2 luka tusukan di dada bagian kiri dan In menderita 5 tusukan di dada dan 2 luka di tangan, setelah di lakukan penanganan medis di RSUD Batin Mangunang, keduanya di rawat dalam satu ruang perawatan untuk menjalani perawatan guna penyembuhan.

“Kejadian anak saya itu dipastikan bukan depresi karena mencalonkan kepala pekon, namun anak saya saat itu sedang fikiran kosong sehingga muncul bisikan ghaib, dia tidak menyadari saat melukai diri sendiri,” kata Jo dalam hak jawabnya, Selasa (14/1/20) siang.

Jo menjelaskan, terkait pencalonan Ed sebagai calon kepala Pekon Kalisari, pada awalnya anaknya tidak berfikir kearah situ, apalagi mencalonkan diri, namun banyak warga dan pemuda yang datang ke rumahnya meminta supaya Ed bersedia untuk di calonkan sebagai calon kepala pekon.

Itu juga mengingat edo adalah pemuda Milennial Kalisari yang berpotensi dan berpendidikan sarjana serta didukung oleh figur ayahnya yang pernah memimpin Pekon Kalisari selama 2 periode (1999/2004).

“Sebenarnya anak saya belum berfikir kearah situ, apalagi mencalonkan diri, karena banyak warga, sesepuh dan pemuda yang meminta makanya kita akan persiapkan Ed di pencalonan nanti,” jelasnya.

Kesempatan itu ia juga meminta masyarakat untuk tidak menafsirkan bahwa anaknya mengalami depresi karena mencalonkan diri menjadi kepala pekon.

“Kami tegaskan, anak kami tidak depresi dan anak kami Ed diminta mencalonkan diri sehingga tidak memiliki beban apapun,” tandasnya. (Davit)

Berita Terkait