Direhab dengan Dana Desa, Begini Penampakan Rumah Baru Hasli

Jumat, 10/01/2020 - 16:01
Rumah yang dibangun Pemerintah Desa Awe Seubal dari Dana Desa tahun anggaran 2019.

Rumah yang dibangun Pemerintah Desa Awe Seubal dari Dana Desa tahun anggaran 2019.

Simeulue, Klikwarta.com - Rehab rumah milik Hasli Warga Dusun Datok Dagang, Desa Awe Seubal Kecamatan Teupah Barat Kabupaten Simeulue, Aceh sudah rampung pengerjaanya. 

Rumah yang awalnya hanya terbuat dari batang kelapa bantuan pasca bencana Gempa Bumi dan Gelombang Tsunami/Smong dari NGO GAA tahun 2006 lalu, kini telah disulap menjadi rumah layak huni oleh Pemerintah Desa setempat. 

Rencananya Pemdes Awe Subal akan menyerahkan rumah tersebut pada Senin atau Selasa pekan depan.

"Sebelumnya, keadaan rumah Hasli sangat memprihatinkan. Terbuat dari batang kelapa dan posisi bangunan rumah terutama dari bagian samping badan rumah sudah mulai terancam dari Daerah Aliran Sungai (DAS) yang hanya tinggal lebih kurang 10 meter", ujar Kades Awe Seubal, Henni Abon Asmadi kepada Klikwarta.com, Kamis (9/1/2020) malam.

"Untuk itu, kami dari pihak desa berinisiatif merehabnya melalui dana desa. Karena yang bersangkutan tergolong kelurga yang tidak mampu/miskin", sambungnya.

Rehab tersebut telah melalui musyawarah desa, lanjut Henni, Desa membantu biaya pembangunan rumah Semi Permanen, tipe 36 dan berlantai keramik yang sumber anggarannya menggunakan dana desa Tahun Anggaran 2019 lalu, sejumlah Rp. 75.521.200 dari Rp. 95.504.100 yang dianggarkan sebelumnya.

"Sisa dari anggaran tersebut, pihak pemerintah desa telah menyetorkan kembali ke kas desa melalui Bank Aceh Syari'ah Cabang Sinabang sebanyak Rp. 19.982.900," jelas Kades Henni.

Ditambahkannya, kepada donatur yang telah ikut berpartisipasi pihak desa mengucapkan terimakasih atas sumbangsih untuk kebutuhan dan perlengkapan rumah tangga keluarga tersebut, semoga menjadi tambahan amal ibadah dikemudian hari.

"Pada tahun anggaran 2020 ini, dari pihak pemerintah desa telah mewacanakan kembali menganggarkan sebahagian dana desa untuk pembangunan atau rehabilitasi rumah warga masyarakat yang tidak layak huni", tandasnya. (ris)

Berita Terkait