Dinkes Tekan Angka Penderita Kusta dengan 'GERMAS'

Jumat, 27/01/2017 - 16:41
Dinkes Provinsi

Dinkes Provinsi

Kota Bengkulu, Klikwarta.com - Salah satu penyakit kronis yang hingga saat ini masih menjadi momok di Indonesia adalah penyakit kusta, termasuk di Provinsi Bengkulu. Menekan angka penyebaran penyakit tersebut, Pemda Provinsi Bengkulu melalui Dinas Kesehatan terus melakukan upaya, yakni dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Drg. Edriwan Mansyur, meskipun angka penyakit kusta masih terbilang rendah dibandingkan daerah lain di Indonesia, namun penyakit tersebut harus selalu diwaspadai masyarakat. Dengan membiasakan hidup sehat, mantan Kadinkes Kota Bengkulu meyakini kusta akan semakin berkurang. Di lain pihak, keterbatasan Dinas Kesehatan (Dinkes) juga memerlukan bantuan dari stek holder lainnya.

“Dengan GERMAS ini kita melakukan berbagai komunikasi dengan berbagai stek holder. Bahwa permasalahan kesehatan itu tidak hanya bisa diselesaikan sama orang kesehatan. Sementara pola hidup sehat juga perlu tumbuh di masyarakat, salah satunya untuk mengurangi angka kusta,” jelas Plt Kadinkes Provinsi Bengkulu Drg. Edriwan Mansyur usai mengikuti rangkaian peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke_57 dan Hari Kusta Sedunia 2017, Jum’at (27/01).

Tambah Edriwan, GERMAS bisa dilakukan dengan cara melakukan pola hidup sehat, yakni mulai mengkonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna serta membiasakan diri menjaga kebersihan tempat tinggal dan kebersihan lingkungan. Selain itu, karena penyakit kusta disebabkan oleh kuman mycobacterium leprae, maka kebersihan tempat tinggal harus dijaga secara baik. 

Berdasarakan data Dinkes Provinsi Bengkulu, penderita kusta di Bengkulu 2 tahun terakhir masih tergolong rendah, yakni di tahun 2015 tercatat sebanyak 17 orang penderita dan 2016 sebanyak 18 penderita. Adapun penderita terbanyak yakni berada di 3 kabupaten, yaitu di Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara dan Seluma, masing – masing 4 orang penderita.

Sementara itu, sesuai dengan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti dan Rohidin Mersyah, bahwa jangan sampai lagi ada warga tidak mampu yang tidak mendapatkan layanan kesehatan. Oleh karena itu, Plt Sekda Provinsi Bengkulu Sudoto mengatakan, selain sikap sigap dari pihak Dinkes masyarakat juga perlu pro aktif jika ada warga miskin yang belum mendapatkan jaminan layanan kesehatan.

“Ini pesan Gubernur ya, jadi jika ada masyarakat Bengkulu yang kurang mampu tidak mendapatkan jaminan dan layanan kesehatan segera laporkan,” jelas Plt Sekda Provinsi Bengkulu Sudoto. (Rls/MC/adv)

Tags

Berita Terkait