Berdayakan Ekonomi Masyarakat Lewat UMKM Produk Daerah

Senin, 27/02/2023 - 17:07
Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Artono

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Artono

Klikwarta.com, Jatim - Guna meningkatkan pendapatan masyarakat pasca pandemi Covid-19, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Artono komitmen pemberdayaan ekonomi lewat lewat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pemberdayaan tersebut dengan menggarap potensi produk yang ada di daerah masing-masing.

Artono membeberkan, potensi daerah yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat adalah perikanan, peternakan dan perkebunan. Pemberdayaan ekonomi dimulai dari sektor terkecil hingga yang besar. Artinya memulai usaha tidak harus dengan modak besar untuk menggarap produk kapasitas banyak. Tetapi dari skala kecil terlebih dahulu.

"Tidak harus besar. Tapi bisa mulai skala kecil. Jadi gak perlu langsung besar," ujarnya, Senin 27 Februari 2023.

Politisi asal PKS itu mencontohkan UMKM bidang perikanan. Masyarakat bisa membeli bibit ikan. Untuk media tidak perlu membuat kolam ikan besar. Tetapi cukup menggunakan kolam terpal. 

Hanya saja, untuk budidaya ikan membutuhkan tempat luas untuk pemasangan kolam terpal. Jika ingin lebih irit biayanya bisa menggunakan tong plastik untuk diletakkan di pekarangan rumah.

"Sekarang banyak masyarakat yang usaha kecil-kecilan budidaya ikan hanya modal kolam terpal atau tong plastik. Nantinya ikan yang sudah beranak dan berkembang biak bisa dijual pasar ikan," bebernya.

f

Politisi dari dapil Jember dan Lumajang itu menyebut, selain budidaya ikan, masyarakat bisa ternak kelinci. Mengingat ternak kelinci sangat mudah dan tidak membutuhkan tempat luas. Begitu juga soal makanannya sangat murah yakni hanya makan rumput. 

Artono menyebut yang membuat gembira adalah ketika kelinci berkembang biak. Mengingat sekali beranak, kelinci langsung bisa mempunyai 5-10 ekor 

"Peternakan bisa kelinci, yang tidak terlalu membutuhkan tempat banyak. Kalau melahirkan, sekali beranak bisa 5-10 ekor," paparnya.

Sementara untuk perkebunan, Artono menyebut usaha dengan penanaman duren dengan varietas bagus. Mengingat duren banyak diminati masyarakat. Hanya saja untuk penanaman duren membutuhkan modal banyak karena harus menyediakan lahan, dan SDM (Sumber Daya Manusia) untuk perawatan.

Artono mengungkapkan bahwa duren yang saat ini sedang viral adalah jenis musangking atau duri hitam. Untuk bibitnya setinggi 1 meter harus kocek Rp 75 ribu.

Pohon Duren musangking baru bisa berbuah jika sudah 3,5 tahun. Enaknya lagi pohon duren ini akan berbuah banyak, jika lebih lama penanamannya.

"Untuk mengangkat ekonomi kelas menengah keatas bisa menanam pohon duren dengan varitas bagus. Seperti Musangking atau duri hitam. Untuk bibit setinggi 1 meter seharga Rp 75 ribu, kalau di tanam 3,5 tahun sudah bisa berbuah," tambahnya.

Harga duren Musangking lumayan mahal. Dimana harga sekilonya saat ini buah durian musangking bisa mencapai Rp 300 ribu. (Adv)

Berita Terkait