Pegiat Sosial Kota Solo Ini Sumbangkan 10 Ribu Masker, 2 Ton Beras Hingga 15 Ribu Makanan Siap Saji Untuk Masyarakat Terdampak Perpanjangan PPKM
Klikwarta.com, Solo - Pegiat sosial yang juga pengusaha asal Kota Solo, Tri Joko Santoso memberikan sumbangan bantuan berupa 10 ribu masker, 2 ton beras dan 15 ribu makanan siap saji selama sebulan penuh. Bantuan tersebut diberikan sebagai kepedulian kepada masyarakat yang dinilai sangat terdampak atas perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 25 Juli 2021.
Sebanyak 10 ribu masker itu, dibagikan Tri Joko Santoso sebagai bentuk dorongan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan guna menghindari penyebaran Covid-19 yang hingga kini masih mewabah.
Adapun dari total bantuan 2 ton beras dan 10 ribu masker tersebut, sebanyak 1 ton beras serta 5 Ribu masker disalurkan Tri Joko Santoso melalui Pengurus Cabang (PC) Nadatilul Ulama (NU) Kota Surakarta. Bantuan itu diserahkan secara langsung kepada Pimpinan PCNU Kota Surakarta, Mashuri, di kantor PCNU setempat di Jalan Honggowongso, Jayengan, Kecamatan Serengan, Solo, pada Kamis (22/07/2021) pagi.
Dalam kesempatan itu, Ketua PCNU Kota Surakarta, Mashuri menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan untuk masyarakat itu. Bantuan tersebut akan langsung disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan, khususnya bagi mereka yang terdampak pandemi Covid 19.
“Kami mewakili PCNU Solo, mengucapkan terimakasih kepada Bapak Tri, yang telah mempercayakan PCNU, untuk menyalurkan bantuan ini ke masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini akan sangat bermanfaat dan menjadi ladang amal untuk Pak Tri,” kata Mashuri.
Tri Joko Santoso mengatakan, selain bantuan berupa 1 Ton beras dan 5 Ribu masker itu, pihaknya juga memberikan bantuan sebanyak 15 Ribu makanan siap saji, yang akan dibagikan kepada masyarakat di lima kecamatan yang ada di Kota Solo selama sebulan penuh.
"Setiap hari makanan akan dibagikan di 5 kecamatan, yakni kecamatan Banjarsari, Laweyan, Pasar Kliwon, Jebres, dan Kecamatan Serengan. Masing-masing kecamatan 100 bungkus setiap hari selama sebulan penuh ," ungkap Tri Joko Santoso.
Bantuan makanan siap saji tersebut akan disalurkan melalui Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, yang akan dikelola lewat Barisan Ansor Serba Guna (Banser) NU Kota Surakarta.
Menanggapi penyerahan bantuan tersebut, Ketua PC GP Ansor Kota Surakarta, H. Arif Syarifudin menyampaikan, GP Ansor sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan Tri Joko Santoso yang dengan ikhlas telah membantu masyarakat di tengah masa pandemi saat ini.
"Kami sangat bangga kepada Pak Tri, sifat kepeduliannya pada masyarakat kecil patut diacungi jempol. Terlebih Pak Tri juga merupakan anggota kehormatan GP Ansor dan Banser, sehingga apa yang dilakukannya bisa menjadi tauladan," ucap Arif Syarifudin.
Arif menambahkan, pendistribusian bantuan itu akan dilakukan mulai Senin, 26 Juli 2021, dengan mendirikan posko - posko bantuan di setiap Kecamatan, dimana setiap masyarakat yang membutuhkan makanan diperkenankan mengambil di posko - posko tersebut.
Selain diserahkan kepada PCNU, bantuan 1 ton beras dan 5 ribu masker juga disumbangkan melalui Yayasan Mega Bintang Solo yang diterima secara langsung oleh Dewan Pembina Yayasan Mega Bintang, Modrick Sangidoe.
Apresiasi senada juga disampaikan Modrick Sangidoe atas kepedulian Tri Joko Santoso yang telah memiliki kepedulian terhadap masyarakat, terlebih di masa pandemi dan diperpanjangnya PPKM. Moedrick pun berharap, kepedulian kepada masyarakat itu dapat menjadi motivasi bagi pihak lain, khususnya para pengusaha di Kota Solo.
"Mewakili Yayasan Mega Bintang, kami mengucapkan terimakasih kepada Pak Tri, atas bantuannya berupa 1 ton beras dan 5 ribu masker. Kami sangat apresiasi sifat kedermawanan Pak Tri, yang sangat memperhatikan wong cilik. Semoga yang dilakukan dapat diikuti pengusaha -
pengusaha lain di Kota Solo," kata Modrick.
Sebagaimana diketahui, Tri Joko Santoso juga tercatat sebagai Penasehat di Yayasan LBH Mega Bintang dan juga menjadi salah satu pendiri Mega Bintang Law Firm 1997 bersama Modrick Sangidu dan Priyatno.
Dalam kesempatan tersebut, Modrik Sangidoe juga memberikan piagam penghargaan kepada Tri Joko Santoso atas dedikasi dan sumbangsihnya dalam membantu wong cilik.
Sementara itu, terkait bantuan yang diberikan, Tri Joko Santoso kepada wartawan menyampaikan, pemberian bantuan yang menurutnya tidaklah begitu banyak tersebut diharapkan dapat meringankan kesulitan masyarakat di masa pandemi saat ini.
“Dimasa pandemi, seperti saat ini sudah pasti semuanya mengalami situasi sulit. Sehingga kita harus bergandengan tangan dan bangkit dengan saling membantu dan gotong royong," tandasnya.
Tri Joko Santoso mengatakan, dirinya sengaja menyalurkan bantuan melalui ormas dan elemen masyarakat karena tidak dapat memberikan bantuan tersebut kepada masyarakat secara langsung.
“Saya tidak mampu jika menyerahkan langsung ke masyarakat karena keterbatasan waktu dan tenaga. Maka dari itu saya salurkan melalui ormas dan elemen masyarakat. Supaya bisa lebih merata dan lebih tepat sasaran," pungkasnya.
Pegiat sosial itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berdoa memohon kepada Tuhan agar selalu diberi kesehatan dan keselamatan untuk menghadapi pandemi ini. Dia juga menghimbau masyarakat untuk terus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.
(Pewarta : Kacuk Legowo)








